081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kemenag Jateng Gandeng Unilever dan Persada Yogyakarta Gelar Pelatihan Pengelolaan Lingkungan dan Sampah bagi Guru Agama Islam

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Klaten (Humas) — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Lingkungan dan Sampah bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis, 23–24 September 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, dan berlangsung secara daring dan luring, Kamis (24/9/2026).

Program berkesinambungan ini diselenggarakan melalui kerja sama antara Kanwil Kemenag Jawa Tengah dengan PT Unilever Indonesia dan PERSADA. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengedukasi serta memperkuat peran para pendidik dalam membudayakan kepedulian lingkungan dan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah serta dunia pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jateng, Aini Sa’adah, hadir secara daring melalui zoom meeting karena ada kegiatan yang bersamaan waktunya. Hadir pula Kakankemenag Kab. Klaten, Khumaidin didampingi Ketua Tim PAI SMA/SMALB, Karina, Ketua Tim PAI SMP, Moch. Moeizzudin dan Ketua Tim SI Kanwil Kemenag Jateng, Dian Wahyu.

Turut hadir Kasi PAIS dari wilayah Solo Raya, seperti Kab. Sukoharjo, Kab. Wonogiri, Kab. Klaten, Kab. Surakarta dan Kab. Boyolali beserta jajaran GPAI dan beberapa yayasan dan pesantren.

Memberikan sambutan pembuka, Ketua Tim PAI SMA/SMALB, Karina, berharap dari kegiatan ini kita punya goal untuk menyebarkan dampak pengelolaan lingkungan hidup untuk program ekoteologi. “Langkah kecil ini, apabila disosialisasikan secara menyeluruh di semua tingkatan, diyakini mampu menciptakan dorongan perubahan yang jauh lebih besar.” ucap Karina.

Selain penanaman pohon, program ini mencakup penghematan air, pengurangan pengunaan plastik, membuat biopori dan pengelolaan sampah serta penerapan kebersihan dan higienitas fasilitas sekolah. “Melalui langkah ini, GPAI diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama dalam merespons ancaman krisis iklim serta menjaga kelestarian lingkungan.” lanjutnya.

Membuka kegiatan, Kepala Kemenag Kab. Klaten, Khumaidin memberikan pengarahan serta menyampaikan kepada para peserta bahwa program ini sangat luar biasa sehingga alam masih terus bisa dinikmati oleh zuriah kita.

Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh tim pendampingan teknis dari para Pengembang Teknologi Pembelajaran profesional PERSADA yang dipimpin Widiandayani.

”Melalui pelatihan dan pendampingan ini, para Guru Agama Islam diharapkan tidak hanya menyampaikan materi keagamaan secara teoretis, tetapi juga menjadi pelopor dan teladan dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Integrasi nilai-nilai keagamaan dengan aksi nyata pengelolaan sampah diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan arahan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam untuk menekankan pentingnya komitmen serta integritas.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print