Jam Layanan: 08:00 - 16:00 WIB | kanwiljateng@kemenag.go.id

Kakanwil Audiensi dengan Wagub Jateng, Bahas Sinergitas Pendampingan Pesantren

Studio Audio Berita Kanwil
Dengarkan siaran warta berita resmi Kanwil Kemenag Jateng
Suara Studio Alami (Citra)
Bahasa:
Tempo:
Alat Aksesibilitas:
Kakanwil Audiensi dengan Wagub Jateng, Bahas Sinergitas Pendampingan Pesantren

Semarang (humas)– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, melakukan audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Rumah Dinas Wagub, Jalan Merbabu, Kota Semarang, Senin (2/11/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi pemerintah dan lembaga pesantren, khususnya dalam pendampingan serta pembinaan pesantren di Jawa Tengah.

Audiensi dihadiri Forum Maahid dan Madaris Qur’an (Formaqin), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jateng, Moch. Fatkhuronji.

Ketua Formaqin, Umar Faruq Abu Bakar, menyampaikan bahwa Formaqin siap mendukung segala bentuk upaya pemberantasan terorisme, terutama dalam menjaga lingkungan pesantren agar tetap menjadi tempat pendidikan keagamaan yang damai dan moderat.

Selain itu, Formaqin menyatakan kesiapan menjadi mitra pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberikan pendampingan dan pembimbingan kepada pesantren. Salah satu fokusnya adalah membantu pesantren yang belum memiliki izin operasional agar dapat memenuhi ketentuan administrasi dan legalitas yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah membentuk LFSP sebagai wadah fasilitasi pesantren ke depan. Keberadaan LFSP diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan Formaqin dalam mendukung pembinaan dan pengembangan pesantren.

“Kami sudah membentuk LFSP untuk memfasilitasi pesantren ke depan, sehingga bisa saling berkolaborasi dengan Formaqin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab menyambut baik kesiapan Formaqin untuk bersinergi dengan Kementerian Agama dalam melakukan pendampingan pesantren.

“Saya senang apabila Formaqin bisa saling bersinergi dengan kami. Sebab, sampai sekarang masih ada pondok pesantren yang tiba-tiba memasang plang pesantren, sementara belum memiliki izin operasional. Dalam kondisi seperti ini, kita perlu melakukan pendekatan melalui pendampingan dan pembimbingan,” ujarnya.

Saiful Mujab juga menyampaikan rasa syukur atas hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama. Keberadaan direktorat tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya pengembangan dan pemberdayaan pesantren, baik secara internal maupun eksternal.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan organisasi pesantren dalam mewujudkan tata kelola pesantren yang tertib, berkualitas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Hilman Najib)

Bagikan Berita Ini ke Media Sosial
Tautan artikel berhasil disalin!