Ungaran (Humas) – Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah terus membuktikan komitmennya sebagai Pembina Utama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMA Prov. Jateng. Komitmen pembinaan tersebut terwujud nyata dalam gelaran Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SMA Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Kampus Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS) Kabupaten Semarang pada 3–4 Oktober 2026.
Sebagai instansi pembina, Kanwil Kemenag Jateng melalui Bidang PAI senantiasa memberikan arahan strategis, regulasi teknis, hingga pengawasan berkala. Langkah ini dilakukan guna memastikan program peningkatan kompetensi siswa maupun guru PAI dapat berjalan terukur dan berkualitas.
MAPSI SMA 2026 mengusung tema “Generasi Z Islami: Cerdas Berteknologi, Santun dalam Berbudi, Hebat dalam Berprestasi”. Tema ini menjadi manifestasi visi Kemenag dalam mengawal Moderasi Beragama sekaligus membentuk karakter akhlakul karimah di kalangan pelajar pada era transformasi digital.
Saat pembukaan, Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, hadir memberikan sambutan pengarahan sekaligus memukul gong sebagai tanda dimulainya ajang tahunan ini secara resmi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sinergi luar biasa antara Kemenag, MGMP PAI, dan instansi pendidikan dalam membentengi moralitas remaja.
Sementara itu, Ketua Umum MGMP PAI SMA Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Taufik, menegaskan bahwa keberhasilan mengorganisir kegiatan berskala provinsi, yang melibatkan 587 peserta dan official dari 35 kabupaten/kota, merupakan buah dari pembinaan intensif Kanwil Kemenag Jawa Tengah.
“MGMP PAI SMA Jawa Tengah dapat tumbuh menjadi organisasi profesi yang solid, mandiri, dan inovatif karena arahan serta pembinaan berkesinambungan dari Kakanwil dan Kabid PAI Kanwil Kemenag Jawa Tengah. Beliau menekankan bahwa guru PAI harus berada di garda terdepan dalam membimbing Generasi Z agar cerdas memanfaatkan teknologi sebagai sarana syiar dakwah yang menyejukkan, toleran, serta memperekat persatuan bangsa,” ungkap Ahmad Taufik.
Apresiasi juga datang dari pihak akademisi. Rektor UNDARIS Kabupaten Semarang, Ida Zahara Adibah, menyambut hangat kemitraan strategis antara UNDARIS dan MGMP PAI SMA Jawa Tengah. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru agama ini menjadi wujud nyata dalam memfasilitasi sarana lomba yang megah, nyaman, serta berstandar akademis.








