Jam Layanan: 08:00 - 16:00 WIB | kanwiljateng@kemenag.go.id

DPR dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp24,79 Miliar untuk Layanan Keagamaan dan Pendidikan di Jateng

Studio Audio Berita Kanwil
Dengarkan siaran warta berita resmi Kanwil Kemenag Jateng
Suara Studio Alami (Citra)
Bahasa:
Tempo:
Alat Aksesibilitas:
DPR dan Kemenag Salurkan Bantuan Rp24,79 Miliar untuk Layanan Keagamaan dan Pendidikan di Jateng

 

Semarang (Humas) — Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (9/10/2026) menjadi momentum penguatan dukungan bagi layanan keagamaan dan pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan untuk mendukung pembangunan sarana keagamaan, peningkatan layanan pendidikan, serta akses pendidikan bagi masyarakat.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab.

Melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Kanwil Kemenag Jateng menerima bantuan sebesar Rp23.908.832.000. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan gedung balai nikah, peningkatan layanan keagamaan, serta rehabilitasi masjid di Jawa Tengah.

Selain itu, bantuan sebesar Rp886.000.000 dialokasikan untuk mendukung operasional pendidikan, beasiswa, dan peningkatan layanan pendidikan Katolik di Provinsi Jawa Tengah.

Dukungan terhadap akses pendidikan juga diberikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) Kementerian Agama RI yang menyasar 72.000 murid madrasah di Jawa Tengah. Program ini diharapkan membantu peserta didik, khususnya dari keluarga yang membutuhkan, agar dapat melanjutkan pendidikan dan memenuhi kebutuhan belajar.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari sinergi DPR RI dan Kementerian Agama dalam memperkuat infrastruktur keagamaan, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memperluas akses pendidikan.

Diharapkan, dukungan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Tengah, baik melalui peningkatan kualitas sarana ibadah dan layanan keagamaan maupun keberlanjutan pendidikan bagi peserta didik.

Bagikan Berita Ini ke Media Sosial
Tautan artikel berhasil disalin!