Semarang (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, mendorong penguatan sinergi dan pembinaan kelembagaan pendidikan Al-Qur’an di Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (BADKO LPQ) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Senin (26/10/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan program kerja BADKO LPQ sekaligus memohon dukungan Kanwil Kemenag Jateng dalam pengembangan lembaga pendidikan Al-Qur’an. Salah satu agenda yang disampaikan adalah penyelenggaraan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 23–24 Desember 2026 di Asrama Haji Donohudan.
Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 2.270 peserta berusia TK hingga 15 tahun. Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an binaan BADKO LPQ, meliputi Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUD Al-Qur’an), Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ), serta pondok pesantren.
Saiful Mujab menyambut baik upaya BADKO LPQ dalam mengembangkan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi Qur’ani. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antara organisasi dan Kanwil Kemenag Jateng agar program pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Sinergi kita dorong. Insyaallah kita agendakan,” ujarnya.
Menurut Saiful, penguatan pembinaan perlu didukung dengan pendataan lembaga pendidikan Al-Qur’an, termasuk rumah tahfidz, secara lebih sistematis. Pendataan tersebut dapat dilakukan melalui kerja sama BADKO LPQ dengan Kanwil Kemenag Jateng dan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi Pontren) di tingkat kabupaten/kota.
Melalui basis data yang terstruktur, keberadaan lembaga pendidikan Al-Qur’an diharapkan dapat teridentifikasi dengan baik sehingga memudahkan pelaksanaan pembinaan, pemetaan kebutuhan, serta pengembangan program sesuai visi dan misi organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola organisasi melalui keterlibatan narasumber dari tingkat pusat. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu BADKO LPQ merumuskan arah organisasi, menyusun program yang terstruktur, serta merancang pengembangan kelembagaan secara lebih optimal.
Saiful menilai BADKO LPQ memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, penguatan organisasi dan pembinaan lembaga perlu terus dilakukan agar kontribusinya semakin luas bagi masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara Kanwil Kemenag Jateng dan BADKO LPQ dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an, memperkuat kelembagaan, serta membangun generasi yang berakhlak mulia dan berkarakter Qur’ani.