Semarang (Humas) โ Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menerima audiensi panitia Musyawarah Nasional (Munas) PTITD 67 dan Kongres Nasional MARTRISIA 67 di Semarang, Senin (26/10/2026). Audiensi tersebut didampingi Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Jateng.
Pertemuan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi antara Kementerian Agama dengan organisasi keagamaan Tridharma.
Dalam audiensi tersebut, rombongan menyampaikan rencana penyelenggaraan Munas Perhimpunan Tempat Ibadat Tridharma Se-Indonesia (PTITD) 67 dan Kongres Nasional Majelis Rohaniwan Tridharma Seluruh Indonesia (MARTRISIA) 67. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6โ7 Desember 2026 di TITD Liong Hok Bio, Magelang, dengan pembukaan pada 6 Desember dan penutupan pada 7 Desember 2026.


Rombongan sekaligus memohon dukungan Kakanwil Kemenag Jateng terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut agar berjalan lancar dan menjadi ruang memperkuat kebersamaan serta kontribusi organisasi keagamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Selain itu, audiensi juga menyampaikan permohonan dukungan terhadap Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional yang akan diselenggarakan pada 2โ5 Desember 2026 di Jambi.
Kakanwil Kemenag Jateng menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan organisasi keagamaan. Kolaborasi antara Kementerian Agama dan lembaga keagamaan diharapkan terus terjalin dalam mendukung kehidupan beragama yang harmonis, damai, dan saling menghormati.
Adapun rombongan yang hadir dalam audiensi tersebut terdiri atas Djohan Gondo Kusuma selaku Ketua, Edbert Nugraha Aji Budiwiyono selaku Sekretaris, Hans Krankl selaku Bendahara, Eka Windhiarto selaku Anggota Steering Committee (SC), Eddy Gunawan selaku Dewan Penasehat, serta Ivan Eko H. selaku Sie Acara.
Melalui audiensi ini, diharapkan dukungan dan sinergi antara Kanwil Kemenag Jateng dengan PTITD 67 dan MARTRISIA 67 semakin kuat, sekaligus mendorong kontribusi bersama dalam merawat kerukunan dan keharmonisan masyarakat.