Semarang (Humas) โ Tim Kerja Kesiswaan dan Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah memantau secara langsung hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN). Kegiatan monitoring ini dipusatkan di Posko TKA dan AN, Gedung C Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Jalan Pemuda, Semarang, Senin (26/10/2026).
Pelaksanaan TKA dan AN yang berlangsung hingga 5 November 2026 tersebut akan terus dilakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian asesmen, baik secara teknis maupun administratif.
Kedatangan Ketua Tim Kerja Kesiswaan dan Kurikulum Madrasah Kemenag Jateng, Juair, yang didampingi Norma Indrayani, disambut langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng sekaligus Ketua Pelaksana Asesmen Skala Nasional, Robberto Agung Nugroho, beserta jajaran tim asesmen.
Robberto imbau seluruh pihak terkait untuk segera melaporkan kendala teknis di lapangan agar penyelesaian dapat dilakukan secara cepat. Ia juga menegaskan bahwa peserta yang mengalami gangguan teknis atau memiliki kendala mendesak berhak mengikuti sesi susulan.
Langkah serupa berlaku bagi para siswa yang saat ini tengah bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 yang digelar di wilayah Semarang Raya pada 25โ31 Oktober 2026.
“Apabila terdapat keterlambatan yang diakibatkan kendala teknis, peserta dapat mengikuti tes susulan. Begitu pula bagi para siswa yang berhalangan hadir karena mengikuti Porprov, mereka akan dialihkan ke gelombang susulan,” ujar Robberto.
Menanggapi hal tersebut, Juair menjelaskan bahwa sejumlah peserta didik madrasah, seperti di Kabupaten Sragen, memang tercatat sebagai atlet daerah di ajang Porprov Jateng. Untuk memfasilitasi ujian susulan pada gelombang kedua, sekolah diminta menyiapkan berkas pendukung.
“Siswa yang mengikuti Porprov diwajibkan menyertakan surat keterangan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, SK kepesertaan, serta dokumen pendukung lainnya sebagai dasar untuk mengikuti asesmen di Gelombang 2,” jelas Juair.
Sebagai langkah mitigasi, Kemenag Jateng menempatkan dua orang petugas secara bergantian di Posko AN dan TKA bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah selama pelaksanaan Gelombang 1 dan 2. Sebelum pelaksanaan hari pertama, Kemenag Jateng juga telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Akhir pada Jumat pekan lalu bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Pengawas Madrasah, serta Kepala dan Wakil Kepala Bidang Akademik MA/MAK se-Jawa Tengah.
Selain pemantauan langsung di posko, koordinasi dan evaluasi juga dilakukan secara daring. Menurut Juair, kelancaran di hari pertama sangat menentukan kesuksesan seluruh rangkaian asesmen. Adapun catatan evaluasi awal yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah kesiapan pengawas ruang serta koordinasi penyelia aplikator dari pusat.


