Magelang (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Pembukaan Evaluasi Penguatan dan Standarisasi Penilaian Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Kabupaten Magelang, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 3–4 November 2026, diikuti 30 peserta sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan satuan kerja dalam menghadapi tahapan penilaian pembangunan Zona Integritas.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas membutuhkan pemahaman menyeluruh terhadap setiap komponen pengungkit. Tim ZI yang telah dibentuk di masing-masing satuan kerja perlu bekerja secara terarah dengan menerjemahkan setiap aspek pembangunan ke dalam langkah-langkah nyata.
Ia mengajak peserta membedah satu per satu komponen pembangunan ZI, dimulai dari manajemen perubahan yang mencakup dua aspek utama, yakni perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set).
Selain itu, penguatan kapasitas dan kualitas pegawai juga menjadi perhatian penting. Hal tersebut harus tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan, baik pelayanan secara langsung maupun tidak langsung melalui pemanfaatan media sosial.
Aspek pengawasan juga perlu ditelusuri secara menyeluruh, mulai dari pengawasan langsung dan tidak langsung, tindak lanjut hasil pemeriksaan, hingga penanganan berbagai pengaduan masyarakat. Setiap temuan dan kekurangan harus diidentifikasi serta dicarikan solusi agar perbaikan dapat dilakukan secara terukur.
“Manfaatkan waktu ini untuk menjabarkan dan menelusuri setiap komponen, termasuk kelengkapan berkas. Dengan begitu, kita bisa memetakan kekurangan dan mengukur sejauh mana kesiapan kita,” pesannya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Makruf Widodo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Kanwil Kemenag Jateng dan berharap pendampingan ini menjadi penguatan bagi jajarannya dalam mempersiapkan pembangunan Zona Integritas.
Menurutnya, tim di lingkungan Kemenag Kabupaten Magelang telah melakukan sejumlah persiapan untuk menghadapi tahapan pembangunan ZI yang direncanakan pada Desember mendatang.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jateng, Hidayat Maskur, menekankan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bersama untuk membedah dan mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat, khususnya terkait kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen pengusulan ZI pada Desember 2026.
Ia berharap seluruh satuan kerja di Jawa Tengah dapat bergerak bersama dan tidak tertinggal dalam upaya mewujudkan pembangunan Zona Integritas.
Hidayat juga menyampaikan gagasan pemberian penghargaan bagi pegawai teladan pada momentum Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama. Penilaian dapat dilakukan secara lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek kedisiplinan melalui presensi, penilaian rekan kerja, serta evaluasi dari atasan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Jateng berharap setiap satuan kerja semakin memahami standar penilaian pendahuluan, mampu mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, serta mempersiapkan seluruh komponen pembangunan Zona Integritas secara sistematis.
Penguatan ini menjadi langkah penting untuk membangun budaya kerja yang berintegritas sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.