081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

PORSADIN VIII Jawa Tengah 2026 Resmi Dibuka, 15 Cabang Lomba Siap Dipertandingkan

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Tegal (Humas) – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (9/10/2026) di Pendopo Amangkurat, Kabupaten Tegal. Pembukaan ditandai dengan penabuhan rebana secara bersama oleh Ketua Umum PB Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Jawa Tengah, Bupati Tegal, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Hidayat Maskur, Kabid PD Pontren Moch. Fatkhuronji, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal Ahmad Muhdzir, serta tamu undangan lainnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pertunjukan seni yang mencerminkan kekayaan budaya lokal dan semangat para santri madrasah diniyah.

Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan Tari Kuntulan, tarian khas Tegal yang dibawakan oleh para siswa MDTA Miftahul Huda, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. Penampilan tersebut semakin semarak dengan iringan musik rebana dan vokal yang menghibur para tamu undangan.

Kemeriahan berlanjut dengan pawai taaruf yang diikuti kafilah dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Setiap kafilah tampil secara berdefile sebagai bentuk perkenalan sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan kesiapan dalam mengikuti berbagai perlombaan.

Ketua Panitia PORSADIN VIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Akhmad Sururi, yang juga merupakan pengurus FKDT Jawa Tengah, menyampaikan bahwa keikutsertaan peserta tahun ini berasal dari 32 kabupaten/kota. Jumlah tersebut belum mencapai partisipasi maksimal dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Dalam pelaksanaannya, PORSADIN VIII mempertandingkan 15 cabang lomba yang memadukan kemampuan keagamaan, seni, dan olahraga. Berbagai cabang tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi santri madrasah diniyah dalam mengembangkan bakat, keterampilan, serta potensi yang dimiliki.

Adapun 15 cabang yang diperlombakan meliputi pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Jawa, tahfidz Juz Amma, adzan, nadhom Aqidatul Awam, kaligrafi, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), puisi Islami, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), selawat, tenis meja, murottal wal imla’, sprint, dan bulu tangkis.

Keberagaman cabang lomba tersebut menunjukkan bahwa pendidikan diniyah tidak hanya berfokus pada penguatan pemahaman keagamaan, tetapi juga mendorong pengembangan kemampuan berbahasa, seni, kreativitas, dan kebugaran jasmani para santri.

Melalui PORSADIN VIII, diharapkan terbangun semangat kompetisi yang sehat, sportivitas, kreativitas, serta persaudaraan antarsantri madrasah diniyah di Jawa Tengah. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan potensi generasi muda yang tumbuh melalui pendidikan keagamaan dan pembinaan di lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Dengan mengusung perpaduan nilai-nilai keislaman, seni, dan olahraga, PORSADIN VIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat eksistensi pendidikan diniyah serta mendorong lahirnya generasi santri yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print