14 Tokoh Agama Ikuti Seleksi Ujian Baznas Kabupaten Blora

BLORA  – Sebanyak 14 orang tokoh ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat mengikuti seleksi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blora yang diselenggarakan oleh Tim seleksi pimpinan BAZNAS Kabupaten Blora masa Jabatan 2017- 2022 di lantai II Ruang Pertemuan Asisten Setda Pemkab Blora yang beralamat di Jalan Pemuda No. 12 Blora, Rabu (19/4/2017).

Dalam keterangannya sebelum test dimulai, Ketua tim seleksi Bondan Sukarno menyampaikan proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan menyebar pengumuman melalui papan informasi di Setda, Kankemenag, media massa, radio dan internet. Pendaftaran dibuka dari tanggal 3 sampai dengan 10 April 2014.

“Syarat calon pimpinan Baznas adalah WNI, bukan PNS/ASN atau TNI/Polri, beragama Islam dengan pendidikan minimal S1 dan umur minimal 40 tahun, tidak menjadi anggota partai politik, berkompeten di bidang pengelolaan zakat serta syarat–syarat umum lainnya,” tambah Bondan.

Proses seleksi yang meliputi ujian tertulis, dan wawancara ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta mengikuti dengan penuh antusias dan optimis bisa melalui ujian dengan sebaik-baiknya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Nuril Anwar yang merupakan salah satu dari Tim Penguji berharap agar proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinanan BAZNAS yang amanah, profesional dan akuntabel.

“Harapan kami pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya bisa berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah sebagai pembina dan pengawas dalam menjalankan tugas-tugasnya di masa mendatang”, demikian tutup Nuril, sapaan akrab Ka. Kankemenag tersebut.

Setelah mengikuti seleksi ini, para peserta tinggal menunggu hasilnya yang akan diumumkan pada kamis tanggal 4 Mei 2017. Dari 14 orang peserta yang ada, akan di ambil lima peserta terbaik oleh Bupati Blora dengan pertimbangan Baznas Pusat untuk ditetapkan sebagai Pimpinan Baznas Kabupaten Blora masa jabatan 2017 sampai dengan 2022.

Sekretaris tim seleksi BAZNAS Kabupaten Blora, Dwiyanto juga berharap nantinya akan terbentuk tim BAZNAS Kabupaten Blora yang mampu mengemban amanah untuk penyaluran dana bagi yang berhak sesuai ajaran agama. (ima/bd)