17 Orang Ikuti Seleksi Calon Petugas Haji

Boyolali –  Sebanyak 17 orang pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali mengikuti seleksi penerimaan calon petugas haji Kabupaten Boyolali, terdiri dari ASN pada Kankemenag Kab Boyolali, Kepala KUA, Kepala Madrasah dan penyuluh.  Dari 17 orang tersebut sebanyak 8 orang mendaftar sebagai calon petugas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 8 orang mendaftar sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), sedangkan 1 orang mendaftar sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Seleksi tersebut berlangsung pada Jumat (28/04) di gedung Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali dan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Nurudin pada pukul 08.00 tepat

Dalam sambutannya Nuruddin berpesan kepada peserta seleksi agar mengerjakan soal yang ada dengan sungguh sungguh, didasari niat untuk mengabdi kepada Negara dan agama.

“Menjadi petugas haji bukan saja menjalankan tugas Negara tetapi sekaligus beribadah dengan membantu jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah haji”,

Selanjutnya, Nuruddin juga menyampaikan bahwa nanti setelah diadakan seleksi di tingkat kabupaten akan diadakan seleksi lanjutan di tingkat provinsi. Dimana 9 orang yang mencapai hasil terbaik pada seleksi di tingkat kabupaten akan dikirim ke Kanwil Kemenag Prov Jateng untuk mengikuti tes petugas haji pada tanggal 10 Mei 2017 nanti.

Ka Kankemenag juga mendoakan kepada seluruh peserta semoga mendapatkan nilai yang bagus, baik pada seleksi yang akan dilaksanakan hari ini (28/04) maupun pada tanggal 10 mei mendatang.

“Dari keseluruhan peserta yang mengikuti tes hari ini nantinya hanya akan dipilih 4 orang untuk menjadi petugas haji dari Kabupaten Boyolali, 2 orang akan menjadi petugas TPHI dan 2 orang menjadi petugas TPIHI atau yang keduanya lazim disebut petugas kloter. Sedangkan untuk petugas PPIH Arab Saudi, hasil seleksi dari Kanwil Kemenag Prov Jateng akan dikirim ke Jakarta untuk ditetapkan sebagai PPIH”, jelas Nuruddin.

Seleksi tersebut rencananya akan dilaksanakan 2 tahap, tes tertulis dan tes wawancara bagi seluruh peserta. Adapun soal tes tertulis langsung dikirimkan dari Kanwil Kemenag Prov Jateng kepada Kankemenag Kab Boyolali melalui Kankemenag Kota Surakarta. Untuk menjaga netralitas dan kerahasiaannya, soal tersebut baru diambil pagi tadi dari Kankemenag Kota Surakarta dan ketika dibuka dihadapan peserta seleksi masih dalam keadaan tersegel. Sedangkan untuk tes wawancara akan dilaksanakan oleh 2 penguji dengan materi yang berbeda.  (jaim/Wul)