20 SD dan 10 SMP menjadi sampel Monev USBN PAI

Wonosobo – Rapat Koordinasi (Rakor) Seksi PAIS Kankemenag Wonosobo dengan KKG, MGMP dan Pengawas PAI Kabupaten, berhasil terlaksana Kamis (13/4), bertempat di Aula Kankemenag Wonosobo.

Rakor kali ini, selain dijadikan sebagai ajang penyampaian hasil evaluasi pelaksanaan USBN PAI, bagi sekolah SMA dan SMK Tahun Pelajaran 2016 /2017. Disampaikan pula, rencana pelaksanan Monev USBN PAI di sekolah SD dan SMP.

“Ada 20 SD yang menjadi sampel, sedangkan SMP, ada 10 sampel yang dipilih,” ucap Kasi Pendidikan Agama Islam Kankemenag Kabupaten Wonosobo, Imron Awaludin di sela Rakor.

Dalam acara tersebut, terkhusus kepada pengawas PAI, GPAI PNS dan Non PNS yang sudah sertifikasi, Imron mengingatkan untuk segera membuat file kepegawaian.

“Yang isinya, Foto copy Ijazah S1/S2, Sertifikat Pendidik Guru Profesional, SK Dirjen, Jadwal Pembagian tugas mengajar dan Jadwal pembagian tugas tambahan,” katanya.

Tak cukup itu, kata dia, kelengkapan lain seperti; SK CPNS/PNS, SK Pangkat Terakhir, SK KGB, SK GTY, SK Inpassing, SK Pengawas PAI, Leger Gaji, Rekening, KTP, NPWP, Prin out Emis, Kartu Identitas PTK, NRG, SKMT, Kelayakan Tunjangan, Rasio peserta pendidik dan surat keterangan bukan CPNS, juga harus dilengkapi.

Adapun tugas utama pengawas PAI, dijelaskan Imron, antara lain, menyerahkan Absensi Pinjer Print, Lapor Bulan, Info GTK Inpassing dan Lapor Bulan Supervisi. “Dan ketika ada perubahan data, juga harus melapor (ke Seksi PAIS) disertai bukti copy berkasnya,” terang Imron.

Sebagai penutup, ia tak lupa mengingatkan kepada 40 peserta yang hadir, agar terus meningkatkan kinerjanya. Terutama dalam hal pelayanan manajemen pada Seksi Pendidikan Agama Islam. (humas/Af)