205 Jemaah Haji Kloter 73 Dilepas Bupati Grobogan

Grobogan – Kelompok Terbang (kloter) 73 Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Grobogan diberangkatkan dari Pendopo Kabupaten Grobogan, Senin (06/08), pukul 15.30 WIB oleh Bupati Grobogan. Turut hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala Kankemenag Grobogan, Ketua IPHI, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Kejaksaan, jajaran Forkompinda Grobogan, dan 205 calon jemaah haji yang tergabung kloter 73.

Dalam sambutannya Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengatakan melaksanakan ibadah haji adalah salah satu rukun Islam ke 5, dan perintah Allah SWT yang harus dilaksanakan bagi orang mampu menunaikannya. Apalagi orang yang berangkat haji adalah orang pilihan dan dipilih Allah SWT.

“Saya berharap para jemaah haji Grobogan bisa konsentrasi penuh dalam melaksanakan ibadah haji dari rukun wajib haji sampai sunahnya. Agar bisa maksimal dalam pelaksanaan ibadah ditanah suci nanti, jalanilah dengan ikhlas, sehingga pulang menjadi haji yang mabrur mabruroh,” kata Sri.

Sri Sumarni, juga meminta jemaah haji selalu menjaga kekompakan dan kerja sama setelah sampai di tanah suci, agar lebih mudah mengoordinasikannya. Terutama para petugas haji untuk terus mendampingi jemaah haji yang sudah tua, sehingga lebih mudah menjalankan ibadah haji di tanah suci. 

Menurut keterangan Kasi Pendidikan Pondok Pesantren Rois Khamdani yang mewakili Plt. Kepala Kemenag Grobogan melaporkan bahwa untuk Kabupaten Grobogan memberangkatkan 3 kloter, kloter 73, 74 dan 75. Untuk kloter 73 berjumlah 207 jemaah, tetapi ada 2 CJH yang meninggal dunia, sehingga yang berangkat berjumlah 205 orang. Selanjutnya untuk kloter 74 berjumlah 355 orang, akan berangkat hari Selasa (07/08/2018), pukul 07.30 WIB dan disusul kloter 75 berjumlah 340 orang, dan akan berangkat dihari yang sama (07/08/2018), pukul 13.30 WIB.

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji untuk itu calon jemaah haji dan di harapkan menjaga kesehatannya mengingat kesehatan adalah mahkota, yang tanpanya jemaah tidak bisa beribadah. Semoga menjadi haji mabrur dan mabruroh,” pungkas Khamdani.(bd/sua)