3 Aspek Kesuksesan Jadi Pesan Kasubag TU di Harlah ke 22 MTs N 5 Karanganyar

Karanganyar – Harlah ke 22 MTs N 5 Karanganyar diisi dengan kegiatan dzikir & sholawat bersama Habib Muh. Syafii bin Edrus Elaydrus, dan tausyiah disampaikan oleh Habib Muhammad Bin Yahya Baroqbah. Kegiatan harlah yang diikuti oleh seluruh siswa dan walimurid MTs N 5 Karanganyar ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Maret 2019 di halaman MTs N 5 Karanganyar.

Kasubag TU, Wiharso dalam sambutannya di hadapan semua peserta dzikir & sholawat ini menyampaikan bahwa sekarang usia MTs N 5 Karanganyar sudah memasuki usia ke – 22 Th. Dimana usia 22 Th adalah usia yang sudah “matang“ bagi sebuah madrasah. Maka dari itu wajib bagi kita untuk mensyukuri nikmat ini.

“Alhamdulillah, mari kita panjatkan syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan rohmatNya kepada kita semua. Bersyukur karena MTs N 5 Karanganyar diberikan kesempatan untuk tetap eksis dan berkibar di hati masyarakat selama 22 tahun ini dan semoga nanti tetap jaya sepanjang masa, berkontribusi untuk Bangsa tercinta ini dengan melahirkan putra – putri generasi bangsa yang taat beragama serta cerdas pemahamannya,“ tutur Wiharso.

Selanjutnya Wiharso berharap, pada usia madrasah yang sudah 22 Th ini MTs N 5 Karanganyar harus sudah mantap menentukan target dimasa depannya dalam rangka mengemban amanah untuk mendidik siswanya dengan pendidikan yang sesuai dengan aqidah Islam.

“Pada usia madrasah yang sudah 22 Th ini maka wajib bagi MTs N 5 Karanganyar ini untuk mengerti dan faham betul tentang jati dirinya, ciri khas madrasahnya sehingga dikembangkan lebih luas lagi untuk bisa menjalankan amanahnya mendidik siswa – siswinya sesuai dengan Aqidah agama Islam. Terima kasih juga saya haturkan kepada masyarakat di sekitar daerah Karangmojo ini yang sudah mempercayakan putra – putrinya untuk bersekolah di MTs N 5 Karanganyar ini,” kata Wiharso.

Wiharso juga menyampaikan 3 aspek penting yang menentukan suksesnya sebuah lembaga pendidikan.

“Suksesnya sebuah lembaga pendidikan ditentukan oleh 3 aspek penting, yaitu pertama, Aspek Pendidikan, maka para guru di madrasah ini harus memahami Tusi dengan senantiasa mengamalkan dan menjalankan 4 kompetensi guru. Kedua, Aspek peserta didik, siswa harus benar- benar serius dan bertekad untuk belajar dengan sebaik-baiknya dan mengamalkan ilmunya untuk pembiasaan sehari – hari. Dan yang ketiga, Aspek Orang tua, disini peran orang tua sangat diharapkan untuk selalu memotivasi putra – putrinya agar tekun dalam belajar, bersama dalam belajar sehingga adanya kesinambungan antara lingkungan di madrasah dan keluarga,” papar Wiharso.

Diakhir sambutannya, Wiharso menghimbau kepada seluruh guru dan wali murid agar lebih bersinergi, tentunya dengan bimbingan guru yang sungguh – sungguh, serta doa tulus kedua orangtua menjadi modal kesuksesan anak – anak dalam meraih masa depannya nanti.(ida-hd/sua).