311 Jemaah Calon Haji Kota Tegal Ikuti Peragaan Manasik Haji

TEGAL– 311 Jemaah Calon Haji mengikuti Peragaan Manasik Haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Tegal, Rabu (11/7/18).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Kota Tegal Akhmad Farkhan mengatakan bahwa dasar dari Kegiatan tersebut mengacu kepada Undang-undang RI Nomor: 13 Tahun 2008 tentang Penyelengaraan Ibadah Haji, Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 29 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler, Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Penyelenggan Haji dan Umarah Nomor B-5007/Dj/Dt.II.I.1/Hj.01/05/2018 Tentang Pelaksanaan Bimbingan Manasin Haji tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan serta pembekalan Ketua Regu dan Ketua Rombongan.

Sedangkan untuk tujuan penyelenggaraan Peragaan Manasik Haji yaitu memberi bekal pengetahuan tentang Manasik Haji kepada para jemaah calon haji Kota Tegal Tahun 1439 H /2018 M agar dalam melaksanakan ibadahnya berhasil dengan baik dan sempurna serta diharapkan dapat kembali ke kampung halaman dengan membawa predikat haji mabrur.

Adapun untuk Peragaan Manasik Haji, lanjut Farkhan dilaksanakan di Halaman Kemenag Kota Tegal sebagai Airport Madinah (pemondokan madinah dan bir ali), Masjid Agung sebagai Pemondokan Makkah, Lapangan Alun-alun sebagai Masjidil Haram, Lapangan Kecamatan Tegal Selatan sebagai Padang Arofah dan Wukuf, Lapangan SMA 1 sebagai Muzdalifah, Tribun Stadion Yos Sudarso sebagai pemondokan Mina dan Lapangan Stadion Yos Sudarso sebagai melempar Jumroh.

Sementara itu, Walikota Tegal melalui Kabag Kes. Sos Pemkot Tegal, Moh. Ali Rosyidi mengatakan, rangkaian bimbingan manasik haji adalah sebagai pembelajaran dan bimbingan kepada calon jemaah haji.

Oleh karena itu, hendaknya dalam peragaan ini jangan ada yang absen. Hal tersebut disampaikan karena peragaan merupakan persiapan sekaligus menggambarkan kepada kita seakan-akan berada di tanah suci, dengan harapan saat kembali ke tanah air memperoleh haji mabrur,” harap Ali.

Dalam waktu yang sama, seorang pembimbing manasik, KH. Syaefudin Zuhri menyampaikan peragaan manasik dilaksanakan agar calon jemaah haji mulai saat ini harus benar-benar mempersiapkan diri secara lahir dan batin serta fisik harus prima. “Tamu Allah harus siap meninggalkan urusan dunia, bahkan orang yang kita cintai harus kita ikhlaskan sebab ibadah kita semata-mata untuk memperoleh ridho Allah.

Beliau berpesan, ikuti arahan dan petunjuk dari pimpinan kloter melalui kepala rombongan yang diteruskan kepada kepala regu (Karom/Karu) yang selalu ada untuk membimbing jemaah,” pesannya. (IM/rf)