41 Guru Dan Karyawan MI Al Fatah Jalani Vaksinasi Di Puskesmas Banjarnegara 2

Banjarnegara – Mengindahkan dan mendukung program pemerintah dalam mengatasi pencegahan Covid-19 maka MI Al Fatah hari ini jalani Vaksinasi di Puskesmas Banjarnegara 2. Harapannya dengan menjalani vaksinasi ini dapat memberi keyakinan kepada wali murid pada pembelajaran tatap muka yang akan digelar pada tahun ajaran baru mendatang.

Hari Sabtu ini, 12/6 sebanyak 41 guru dan karyawan mendatangi Puskesmas Banjarnegara 2 untuk menerima suntik vaksin sesuai jadwal yang dimulai pukul 11.00 – 12.00 Wib.

Durotun Nafisah, kepala madrasah melalui Whats App menghimbau guru dan karyawan di MI AL Fatah untuk siap di vaksinasi sehingga memberikan keyakinan kepada orangtua siswa bahwa tenaga pendidik sudah menjalani di vaksinasi.

“Sebagai wujud ikhtiar mengakhiri pandemi dan demi kenyamanan dalam proses belajar mengajar secara tatap muka, maka saya menghimbau kepada seluruh guru dan karyawan MI Al Fatah untuk siap jalani proses vaksinasi yang sudah dijadwalkan dari dinas kesehatan, sehingga orangtua memiliki keyakinan bahwa proses belajar mengajar tatap muka aman bagi anak-anaknya,” ujarnya.

Insyaallah semua guru dan karyawan di MI AL Fatah siap jalani vaksin, seperti yang dijelaskankan Ibnu, salah satu guru.

“Saya pasti akan gunakan kesempatan ini mumpung vaksin masih gratis, selain untuk menjaga kesehatan juga untuk berjaga-jaga siapa tahu ke depannya semua persyaratan administrasi mensyaratkan kita wajib memperlihatkan bukti vaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Demi keamanan dan kesehatan bersama, maka untuk mensukseskan program vaksinasi ini beberapa guru mesti melawan rasa takutnya dengan jarum suntik, seperti yang diungkapkan salah satu guru.

“Saya sebenarnya yakin dengan vaksin ini pasti aman dan halal, saya hanya takut dengan jarum suntiknya. Dengan gemetar saya menunggu antrian dan gelisah, namun demi keamanan bersama maka saya harus bisa kalahkan rasa takut itu dengan bismillah,” ungkanya.

MI Al Fatah berharap kerjasama yang baik ini antara kementerian agama atau dinas pendidikan dengan dinas kesehatan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk semua rakyat bangsa Indonesia. Dan proses pendidikan akan kembali normal dan maksimal.  Covid-19 semoga segera berlalu. Mari kita berdo’a bersama untuk bumi pertiwi untuk sehat kembali. (nasd/mnh)