6 MI di Rembang Ikuti AKMI

Rembang – Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) resmi digelar secara serentak pada 12.809 MI di 34 provinsi. Giat ini berlangsung dari 8 – 20 November 2021. Untuk Kabupaten Rembang, AKMI ini digelar di 6 MI.

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Syadullah mengatakan, ada enam MI di Rembang yang mengikuti program ini, yaitu MI Islamiyah Sumber, MI Miftahul Ulum Bulu, MI Anwarul Mursyidin Bulu, MI Miftahul Huda Kaliori, MI Al Irsyad Padaran, dan MI Miftahul Falah Badeg, Rembang.

Syadullah mengatakan, sasaran AKMI ini adalah 50 persen dari jumlah MI di Indonesia. “Kebetulan Rembang mendapatkan kuota enam MI. MI dipilih dengan sistem acak,” kata Syadullah.

Adapun peserta AKMI adalah semua siswa kelas 5 MI. Rencananya, lanjut Syadullah, tahun depan Asesmen Kompetensi ini akan digelar untuk jenjang MI dan MTs.

Syadullah mengatakan, AKMI adalah asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif  untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada beberapa bidang literasi. Bidangnya adalah  literasi membaca, numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.

“Hasil asesmen ini dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran,” kata Sya’dullah.

“AKMI ini berbeda dengan ANBK. Jika ANBK, peserta didik yang ikut hanya sebagian saja sebagai sampling. ANBK sebagai pengganti Ujian Nasional. Kalau AKMI, semua siswa kelas 5 ikut. Dan tujuan AKMI hanya untuk mendeteksi kompetensi siswa sebagai instrumen untuk perbaikan mutu pendidikan,” terang Sya’dullah. — ifa