Agama: Dasar Keluarga Samawa

Rembang – Para catin diimbau untuk dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh cinta, pengertian dan kasih sayang. Faktor ini dinilai akan membawa rumah tangga menuju keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.

Demikian disampaikan oleh Kakankemenag Kabupaten Rembang, Atho’illah ketika memberikan sambutan pengarahan pada Bimbingan Perkawinan yang diadakan di Kecamatan Kragan, Selasa (18/9/2018).

Atho’illah mengatakan, pasangan suami istri harus mengerti hak dak kewajiban masing-masing. Jauh dari itu, sikap saling mengerti harus dimiliki oleh keduanya. Karena pasutri adalah ibarat mempertemukan dua pribadi yang berbeda. “Tentu akan banyak ketidakcocokan di sana-sini. Maka itu, sikap saling mengerti harus diutamakan agar bisa menepiskan ketidakcocokan tersebut,” ujar Atho’illah.

Dikatakannya, sebuah keluarga sakinah akan mampu mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang makmur da sejahtera. “Keluarga yang harmonis adalah kunci dari bangsa yang damai. Karena keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang baik dan berkarakter,” sambung Atho’illah.

Ditambahkannya, keharmonisan tersebut dibangun berdasarkan nilai-nilai agama yang diterapkan dalam rumah tangga. “Agama adalah dasar terbetuknya keluarga yang samawa,” katanya.

Ratusan calon pengantin ini mengikuti bimbingan perkawinan di beberapa kecamatan di Rembang. Bimwin ini diselenggarakan dari pekan lalu dan beberapa hari ke depan di seluruh kecamatan di Rembang.

Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Rmbang, Moh. Mukson mengatakan, sebagaimana bimwin yang digelar di tingkat Kabupaten, Binwin di tingkat kecamatan ini akan diskema pula menjadi pelatihan yang menarik.

“Semua materi akan disampaikan secara santai dengan melibatkan peserta untuk berpartisipasi aktif. Membentuk sebuah kelompok, berdiskusi, mempresetasikan materi diskusi, dan kemudian mendiskusikan hasil presentasi lagi. Dengan begitu, mereka akan menyimpulkan faktor-faktor keluarga yang samawa hasil dari pikiran mereka sendiri,” urai Mukson. — iq/bd