Agar Berdaya Saing, Guru Jangan Ketinggalan Teknologi

Mungkid – Guru sebagai piranti penyelenggaraan pembelajaran harus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensinya sehingga mampu mengantarkan peserta didik memasuki dunia kehidupan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman.

“Pesatnya dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Imtek) menuntut penyelenggara pendidikan mengadakan langkah-langkah dinamis mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan. Kondisi inilah yang melatarbelakangi diadakanya kegiatan ini,” kata Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Fatchurrochman, saat menyampaikan laporan kegiatan Bimbingan Peningkatan Kompetensi Guru PAI di Hotel Pondok Tingal Borobudur, Selasa (27/03).

Fatchurrochman menyampaikan ketidakmauan dan ketidakmampuan guru menyesuaikan wawasan dan kompetensinya dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, menjadikan profesi tersebut sebagai salah satu faktor penghambat pencapaian tujuan pendidikan dan pembelajaran.

“Kalau seorang guru tidak mau mengikuti perkembangan zaman, bisa nanti menjadi penghambat tercapainya tujuan pembelajaran. Guru akan mengajarkan pelajaran yang sudah tidak upto date, ketinggalan zaman dan metode yang digunakanpun sudah tidak sesai lagi dengan perkembangan psikologi anak didik,” jelasnya.

Fatkhurrochman menguaraikan dampak dari masih banyaknya guru yang tidak menguasai kompetensi yang dipersyaratkan dalam profesi guru zaman sekarang, ditambah dengan kurangnya kemampuan guru dalam Teknik Infomasi Komputer (TIK) antara lain:

Pertama, siswa hanya terbekali dengan kompetensi yang sudah usang, sehingga output pendidikan tidak siap terjun ke dunia kehidupan nyata yang terus berkembang dengan cepat.

Kedua, penyelenggaraan pembelajaran kurang kondusif sehingga tidak dapat tercapai tujuan pembelajaran siswa aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan karena tidak didukung penggunaan teknologi pembelajaran yang modern dan handal.

Dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut Fatchurrochman mengharapkan adanya dampak pada penyelenggara pendidikan khususnya guru dalam peningkatan kompetensi anak didik sehingga setelah lulus nanti anak mempunyai daya saing dalam percaturan dunia global.

Dalam kegiatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, mengharapkan para Guru dapat meningkatkan keikhlasan dalam mengabdi di dunia pendidikan dengan saling asah asuh serta menyukuri apa yang telah diberikan Allah Swt.  Para Guru hendaknya dapat mengambil pelajaran dari para tokoh bangsa yang mendedikasikan niat dan keikhlasannya di dunia pendidikan, untuk menjadi motivasi dalam mengabdi di dunia pendidikan. (at/am/bd)