Ainaya Rahmaningtyas Kembali Harumkan MTsN 3 Purbalingga

Ainaya Rahmaningtyas (paling kiri , baris paling belakang) saat mengikuti Lomba Penulisan Cerpen di MTs Ma’arif NU 06 Bojongsari.

Purbalingga – Ainaya Rahmaningtyas siswa Kelas IX MTs Negeri 3 Purbalingga kembali mengharumkan nama madrasahnya usai meraih posisi Juara II Lomba Menulis Cerita Pendek (Cerpen) yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Tahun 2021, Sabtu (30/10/2021).

Kegiatan lomba yang diikuti 55 peserta dan bertempat di MTs Maarif NU 06 Bojongsari tersebut diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia  MTs Kabupaten Purbalingga.

Kepala MTsN 3 Purbalingga Solahuddin dalam apresiasinya berpesan agar Ainaya bisa menjadi motivator bagi pelajar lainnya.

“Saya beserta semua guru memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Ananda Ainaya Rakhmaningtias yang telah berjuang mengharumkan nama madrasah dan dalam beberapa cabang selalu memberikan yang terbaik. Tetap pertahankan dan raihlah mimipi-mimpimu untuk selalu sukses,” ujarnya.

Wakasiswa MTsN 3 Purbalingga Lina Imelda dalam keterangannya mengungkapkan, Naya yang merupakan putri pertama pasangan Wahyono dan Solikhah tersebut sudah mempersembahkan beberapa medali kejuaraan dari beberapa lomba mata pelajaran yang diikutinya.

“Tropi kali ini dia raih sebagai penutup di penghujung Oktober 2021. Mapel- mapel berikutnya sudah siap untuk diikuti baik perlombaan  secara tatap muka maupun online,” ungkapnya.

Lina menambahkan, tema persahabatan yang didapat Naya saat pengambilan undian tersebut dituangkan dalam cerpen berjudul “Dairis”.

“Panitia menentukan tiga tema yaitu: persahabatan, sekolah dan keluarga. Naya meraih juara kedua dari jumlah keseluruhan  55 peserta yang mengikuti lomba tersebut, baik dari MTs negeri maupun swasta,” ujarnya.

 Menurutnya, lomba menulis cerpen tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan minat dan hobi menulis di kalangan siswa. Sekaligus meningkatkan kegiatan literasi para siswa.

Cerdas

Keberhasilan Naya dalam kejuaraan menulis cerpen dengan cerpen berjudul “Dairis” tidak lepas dari bimbingan guru Bahasa Indonesia Supriyanti yang dengan tekun melakukan pembimbingan baik secara tatap muka maupun daring.

“Naya siswa yang cerdas sehingga hanya dengan waktu tiga minggu ia dapat menyelesaikan tiga cerpen dengan tema yang berbeda” ungkap Supriyanti guru pembimbingnya.

Sebagai juara kedua, Ainaya akan mendapatkan hadiah berupa Piala dan uang pembinaan sebesar Rp 250.000,00.* (dini/sar/bd)