Ajang Unjuk Bakat Melalui PORSADIN

Tegal-Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) merupakan salah satu ajang pengembangan bakat dan kreatifitas Santri Diniyah dalam rangka mengukur kemampuan dan watak santri yang bermartabat dan memiliki akhlak yang mulia.

Demikian dikatakan salah satu Dewan Juri cabang lomba pidato sekaligus seorang Penyuluh Agama Islam Teladan Kota Tegal, Darsiti di SMK 2 Tegal pada Senin (15/10/2018).

Beliau menyampaikan, Porsadin kali ini merupakan yang ke 5 yang di laksanakan setiap dua tahun sekali. Dimana Porsadin  tahun ini  diikuti sekitar 66 Madrasah Diniyah se Kota Tegal, serta terdapat 11 cabang yang dilombakan, diantaranya cabang lomba Pidato Bahasa Indonesia dengan tema menuntu ilmu, berbakti pada kedua orang tua dan akhlakul karimah.

Beliau juga menuturkan, selama dua hari, sejak Minggu (14/10) kami bersentuhan langsung dengan 80 peserta lomba pidato, baik putra maupu putri dari 66 Madrasah se Kota Tegal.

Melalui lomba ini, telah terbukti eksistensi seluruh madrasah se Kota Tegal yang merupakan salah satu peran aktif dalam Forum Komunikasi  Diniyah Takmiliyah (FKDT), “kata Darsiti.

Kami bangga dengan Santri Diniyah yang mengikuti lomba kali ini, mereka mampu menyampaikan  pesan agama secara sistematis, dimana isi dari pidato bisa dikemas dengan gaya yang bagus.

Apabila potensi ini dipupuk dengan teratur dan baik, maka kedepan akan tercetak mubaligh-mubaligh cilik yang sholeh dan sholehah, karena Santri Diniyah merupakan garda terdepan dalam mengemban Visi dan Misi Kementerian Agama diantaranya melalui kegiatan Porsadin ini,”jelas Darsiti

Sementara itu, Beliau mengungkapkan bahwa madrasah  Diniyah merupakan lembaga pendidikan non Formal yang secara spesifik menggali dan mengembangkan nilai-nilai ajaran Islam yang dapat meletakan dasar-dasar keilmuan untuk menciptakan insan yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah.

Selamat berjuang ustadz dan ustadzah untuk selalu menegakan agama Allah melalui Porsadin ini. Kemuliaan akan selalu menyertai kehidupan  para pejuang Islam di masa mendatang,”pungkas Darsiti.(IM/rf)