AkreditasiI Online Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

Surakarta – Tingginya kompetisi mutu pendidikan di Tanah Air, mengharuskan Badan Akreditasi Nasional (BAN) berbenah. Dikarenakan, masyarakat sudah semakin kritis dan cerdas. Dalam hal menyekolahkan anak, tidak cukup hanya melihat  tampang bangunan yang kokoh dan megah saja. Akan tetapi, kualitas pendidikanlah yang menjadi pertimbangan para orang tua menyekolahkan anaknya. Apalagi, pendidikan anak usia dini.

Oleh karena itu, dalam rangka mempercepat akreditasi sekolah, di lingkungan pendidikan RA, PAUD, dan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan (LKP), Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Tengah, Komisi Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD DAN PNF) mengadakan Sosialisasi Akreditasi di UPTD DIKPORA Kecamatan Jebres,  Senin (24/9).

Sosialisasi itu diikuti 50 peserta, terdiri dari guru PAUD, RA, dan LKP se-Kota Surakarta. Salah satu Pembicara dari BAN Provinsi Jawa Tengah, Komisi Peningkatan Asesor, Rusmanto, memperkenalkan tatacara mengikuti akreditasi pendidikan online, untuk RA, PAUD, dan LKP.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk mempercepat Akreditasi Sekolah, dan mendorong para pegiat Pendidikan di lingkungan RA, PAUD, dan LKP untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, juga untuk mengenalkan bagaimana cara Akreditasi Online, agar memudahkan proses akreditasi,” kata Rumanto saat ditemui usai kegiatan.

Agar dapat mengenal lebih dekat,  Rumanto juga memberikan pembelajaran dan pengarahan secara langsung bagi pegiat Pendidikan di lingkungan RA dan PAUD untuk melakukan Akreditasi Online.

Salah satu peserta, Rusmiyati, dari TK Aisyiyah, Joyosuran, Pasar Kliwon mengutarakan bahwa penting sekali kegiatan sosialisasi seperti ini.

“Karena mau akreditasi dan untuk pemetaan mutu TK ditempat saya, dan tentunya sosialisasi ini juga untuk belajar memasukkan data yang diperlukan saat akreditasi dan banyak sekali manfaatnya, karena diajari langsung bagaimana cara dan teknis dari Tim Asesor”, ujar Rusmiyati.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kankemenag Kota Surakarta,  Zarkasi mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu  pendidikan adalah melalui akreditasi.

“Yang perlu akreditasi tidak hanya sekolah-sekolah formal. Akan tetapi, pendidikan non formalpun juga diadakan akreditasi. Seperti pondok pesantren yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan,” pungkas Zarkasi. (myt_rma/bd)

AkreditasiI Online Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan

Surakarta – Tingginya kompetisi mutu pendidikan di Tanah Air, mengharuskan Badan Akreditasi Nasional (BAN) berbenah. Dikarenakan, masyarakat sudah semakin kritis dan cerdas. Dalam hal menyekolahkan anak, tidak cukup hanya melihat  tampang bangunan yang kokoh dan megah saja. Akan tetapi, kualitas pendidikanlah yang menjadi pertimbangan para orang tua menyekolahkan anaknya. Apalagi, pendidikan anak usia dini.

Oleh karena itu, dalam rangka mempercepat akreditasi sekolah, di lingkungan pendidikan RA, PAUD, dan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan (LKP), Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Jawa Tengah, Komisi Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Non Formal (BAN PAUD DAN PNF) mengadakan Sosialisasi Akreditasi di UPTD DIKPORA Kecamatan Jebres,  Senin (24/9).

Sosialisasi itu diikuti 50 peserta, terdiri dari guru PAUD, RA, dan LKP se-Kota Surakarta. Salah satu Pembicara dari BAN Provinsi Jawa Tengah, Komisi Peningkatan Asesor, Rusmanto, memperkenalkan tatacara mengikuti akreditasi pendidikan online, untuk RA, PAUD, dan LKP.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk mempercepat Akreditasi Sekolah, dan mendorong para pegiat Pendidikan di lingkungan RA, PAUD, dan LKP untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, juga untuk mengenalkan bagaimana cara Akreditasi Online, agar memudahkan proses akreditasi,” kata Rumanto saat ditemui usai kegiatan.

Agar dapat mengenal lebih dekat,  Rumanto juga memberikan pembelajaran dan pengarahan secara langsung bagi pegiat Pendidikan di lingkungan RA dan PAUD untuk melakukan Akreditasi Online.

Salah satu peserta, Rusmiyati, dari TK Aisyiyah, Joyosuran, Pasar Kliwon mengutarakan bahwa penting sekali kegiatan sosialisasi seperti ini.

“Karena mau akreditasi dan untuk pemetaan mutu TK ditempat saya, dan tentunya sosialisasi ini juga untuk belajar memasukkan data yang diperlukan saat akreditasi dan banyak sekali manfaatnya, karena diajari langsung bagaimana cara dan teknis dari Tim Asesor”, ujar Rusmiyati.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kankemenag Kota Surakarta,  Zarkasi mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu  pendidikan adalah melalui akreditasi.

“Yang perlu akreditasi tidak hanya sekolah-sekolah formal. Akan tetapi, pendidikan non formalpun juga diadakan akreditasi. Seperti pondok pesantren yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan,” pungkas Zarkasi. (myt_rma/bd)