Al-Syaikh Khalid Al Hamudi : Ilmu Dapat Menghilangkan Kefakiran

Pati – Dalam rangka memperingati HUT ke-68 Pesantren Raudlatul Ulum, dan Haul ke-39 Al-Maghfurulah KH. Suyuthi Abdul Qadir, Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Trangkil Pati menggelar acara Ceramah Akbar, Bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Trangkil Pati, Selasa (25/7)

Pada kesempatan ini Kadubes Arab Saudi, yang diwakili Atase Keagamaan Dr. Saat Bin Husain An Namasi sangat tersanjung dengan sambutan yang luar biasa, dan menyampaikan permohonan maaf Kadubes Arab Saudi berhalangan hadir dan menyampaikan salam hormatnya. Dia sangat kagum atas perjuangan Almaghfuruloh KH. Suyuti Abdul Qadir yang telah merintis dunia pendidikan pondok dan beliau adalah sebaik-baik orang.

“Ponpes telah berusia 68 tahun, mari kita bayangkan semua yang telah dilakukam oleh almarhum, berapa banyak yang telah lahir manjadi anggota masyarakat, dan itu bagian dari amalan baik untuk almarhum, setiap amal baik dimulai dengan ide sederhana dan keikhlasan serta semua itu akan terlihat maknanya secara istikhomah dan berkelanjutan,” tambahnya.

“Saudara-saudara apa yang telah dilakukan oleh almarhun bisa kita lakukan dengan niat yang tulus apabila tidak bisa, kita bisa lakukan amalan baik lainnya dan kami dari Kadubes Kerajaan Arab Saudi ingin hadir satu barisan untuk bekerjasama dalam kebaikan, sebagaimana ajaran dari pemimpin kami Ashari Fain,” jelasnya.

“Sebagai penutup, kembali saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mengundang saya dan penghormatan yang setinggi tingginya dari atase Kadubes Saudi Arabia,”pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pati Haryanto selaku Kepala Daerah mengucapkan selamat HUT YPRU Guyangan dan Haul KH. Suyuthi Abdul Qodir, hal ini tidaklah berlebihan apabila tradisi tersebut setiap tahun dilaksanakan, karena telah banyak kontribusi beliau bagi pemerintah untuk kemajuan anak-anak bangsa, katanya.

Telah terbukti keluaran dari Raudlatul Ulum Guyangan banyak diterima di PTN dan perguruan tinggi ternama di luar negeri dan apresiasi patut kita berikan kepada Kyai Moh. Najib Suyuthi yang telah mengelola pondok dengan sangat baik, dimana selain mengurus lembaga pendidikan juga mengembangkan kegiatan sosial diantaranya operasional Rumkit Assuyutiah,” tambahnya.

“Sekali lagi saya ikut mangayubagyo dan mendukung visi misi, serta program-program dari Ponpes Raudlatul Ulum Guyangan,” pungkas Bupati.

Dalam Mauidhoh Hasanahnya, Al-Syaikh Khalid Al Hamudi yang merupakan Penasehat Lembaga Islam Internasional Untuk Pendidikan Arab Saudi mengatakan bahwa majelis seperti ini patut kita lestarikan karena kelak akan membawa manfaat baik dunia maupun akhirat dan amalan yang tidak akan putus adalah Shodaqoh Jariyah, Ilmu Yang Bermanfaat, dan Doa Anak Yang Sholeh.

Dengan ilmu, tambah Al-Syaikh dapat menghilangkan kefakiran, sakit dan kebodohan, serta berbahagialah bagi orang-orang yang berilmu dan bermanfaat, wajib bagi kita semua untuk menuntut ilmu untuk mengangkat derajat dan martabat negara ini karena orang berilmu bagai bintang yang memberikan perhiasan di muka bumi ini.

Wasiat kepada anak dan dewan guru agar selalu ikhlas kepada Allah SWT, karena apabila tidak ikhlas maka tiada guna dihadapan Allah SWT, ucapan dan perbedaan agar berpegang teguh kepada sunnah Rosullolah dan tiada seorangpun dapat masuk surga kecuali melalui pintu Rosululah, jelasnya

“Berharap kepada semua santri bisa memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat dan dapat meniru perjuangan Syeikh Suyuthi Abdul Qadir,” harapnya. (Athi’/bd)