Alih Tugas Mughni Labib ke IAIN Purwokerto

Purwokerto – Plt Kakankemenag Banyumas, Akhsin Aedi, berkomitmen untuk meneruskan hal-hal baik yang sudah diterapkan oleh Kakankemenag sebelumnya. Banyak keberhasilan dalam kepemimpinan bapak Mughni Labib, dan bertekad akan melanjutkan program dan kebijakan yang selama ini dipandang baik.

Pernyataan tersebut dilontarkan pada acara Perpisahan, Pelepasan, dan Alih Tugas Kepala Kantor Kantor Kemenag Kab. Banyumas Drs. H. Mughni Labib, M.SI menjadi Dosen IAIN Purwokerto, Selasa (05/09) di Aula Al Ikhlas Kankemenag Banyumas.

“Walaupun hanya lima bulan 14 hari, akan tetapi kontribusi dan perubahan selama Pak Mughni Labib menjabat kepala kantor sangat terasa. Banyak ilmu yang ditularkan beliau dan bisa kita ambil manfaatnya, beliau mengajarkan kita untuk bekerja lebih detail, teliti dan seksama. Berpikir dulu sebelum melangkah.” Ujar Akhsin.

Dengan nada bercanda, Akshin menambahkan, dengan alih tugasnya Mughni Labib menjadi dosen IAIN Purwokerto, tentu tantangan yang dihadapi berbeda. Semasa menjadi pejabat, terbiasa berhadapan dengan kertas, dokumen-dokumen, setiap harinya harus membaca dan mempelajari puluhan surat. Sekarang menjadi dosen, yang dihadapi bukan lagi kertas tetapi mahasiswa-mahasiswi.

Sementara itu, Kasi PHU, Amirudin mewakili jajaran ASN Kankemenag Kabupaten Banyumas menyampaikan permohonan maaf kepada Mughni Labib atas segala kesalahan selama bergaul baik secara pribadi maupun kedinasan. Tak lupa, dia menyampaikan  terima kasih atas peran Mughni Labib, walaupun hanya bertugas selama lima setengah bulan, tapi banyak ilmu yang didapat dari beliau diantaranya ketelitian dalam bekerja, kedisiplinan, serta kebijakan yang tidak melanggar aturan.

“IAIN Purwokerto sangat beruntung mendapatkan tambahan tenaga dosen sekelas bapak Mughni Labib,” tambahnya.

Semasa menjabat yang keduakalinya sebagai Kakankemenag Banyumas dari bulan Maret sampai Agustus 2017, tercatat  beberapa program yang telah sukses selama masa kepemimpinan Mughni Labib. Di antara program yang menonjol adalah pembinaan mental dengan materi fiqh shalat lintas madzhab setiap minggu pertama dan pembinaan ASN secara umum pada minggu ke empat. Materi terakhir yang disampaikan adalah fiqih tentang ibadah Qurban kepada para penyuluh agama Islam dalam kegiatan pembinaan Penyuluh agama Islam.

Selain itu kerja sama dengan instansi Kepolisian diantaranya melalui Dakwah Kamtibmas dan Penanggulangan Paham Radikalisme dan Aliran Sesat dan Memorandum of Understanding (MOU) dengan beberapa rumah sakit tentang layanan kerohaniawanan.

Sedangkan program kegiatan fisik, selama periodenya telah berhasil melaksanakan renovasi gedung Kantor dan Aula, pengecatan ruangan-ruangan dan musholla. Ditambah tiga proyek dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yakni KUA Jatilawang, Kedungbanteng, dan Banyumas yang sampai saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Acara ditutup dengan jabat tangan oleh pejabat, pengurus Dharma Wanita dan seluruh ASN Kankemenag. Selain pejabat struktural dan pengurus Dharma wanita, nampak pula kepala MIN, MTsN, MAN, perwakilan kepala KUA, Pokjawas, Pokjaluh, Pokjahulu, mengantar ke kediaman Mughni Labib, di komplek ponpes Al Ittihad di Kelurahan Pasir Kidul Kecamatan Purwokerto Barat. (hk)