Anggaran Biaya Haji 2018 Lebih Murah dari Biaya Haji di Seluruh Dunia

Wonosobo – Anggaran Biaya Haji Tahun 2018 untuk jemaah calon haji dari Indonesia, tergolong sangat murah dibanding dengan jemaah calon haji dari negara di belahan dunia lainnya. Hal itulah yang di sampaikan Komisi 8 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPR RI, saat singgah menghadiri manasik haji tingkat Kecamatan yang di gelar Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo melalui Kasi Gara Haji dan Umroh. Acara yang di langsungkan pada hari Minggu, (1/7) di Komplek Masjid Al Mansur Kauman Wonosobo.

“Ada 3 komponen biaya haji yang harus di ketahui, yakni yang pertama adalah Penerbangan, menggunakan Garuda Indonesia Airways (GIA) dengan biaya Rp. 28 juta, selanjutnya Tempat,  yaitu untuk biaya sewa hotel yang dipatok dengan harga Rp. 2,5 juta, kemudian yang ketiga adalah Living Cost, yang pada saat pemberangkatan di bagikan kepada seluruh jemaah sebesar Rp. 5,5 juta. Biaya haji tahun 2018 untuk Indonesia tergolong sangat murah se-dunia. Seharusnya biaya perjalanan haji Rp. 63 juta, karena ada dana optimalisasi atau subsidi yang pada tahun ini sebesar 6.7 triliun, maka jemaah haji tahun ini hanya membayar biaya sekitar 36 juta. Hal ini salah satu pengusulannya dilakukan dari komisi 8 DPR RI, ” jelas Gus Muna.

Dalam kegiatan bimbingan manasik haji tersebut, Gus Muna yang juga bertindak sebagai tamu undangan dihadapan ratusan jemaah calon haji yang sedikitnya berjumlah 120 jemaah, pihaknya menjelaskan, yang memutuskan Anggaran Biaya Haji adalah Komisi 8 DPR RI.

“Sementara yang bertindak untuk memutuskan anggaran biaya haji sendiri yakni dari Komisi 8 DPR RI, yang selanjutnya untuk pengelolaannya dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. BPK Haji dipimpin oleh Bapak Anggito Abimanyu, yang dulu menjabat sebagai Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, “ tambahnya. (pw-ws/sua)