Anggota Misykat MAN 1 Magelang Berlatih Menyusun Berita

Mungkid – Siswa peserta Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 1 Magelang yang tergabung dalam Misykat (Majalah Inspirasi Masyarakat), mengikuti pelatihan teknik menyusun berita singkat di MAN 1 Magelang, Rabu, (10/10).

Pelatihan tersebut merupakan rangkaian kegiatan In House Training bagi anggota Misykat yang dilaksanakan pada 8 s.d. 13 Oktober 2018. Setelah In House Training, diharapkan anggota Misykat dapat membuat publikasi kegiatan-kegiatan di MAN 1 Magelang dalam bentuk berita, konten media sosial, bulletin, dan majalah.

Pengelola Kehumasan Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Ahmad Maskuri, selaku narasumber Teknik Menyusun Berita menyampaikan, slogan Madrasah Hebat Bermartabat hendaknya dapat disyiarkan melalui pemberitaan agar masyarakat tahu dinamika MAN 1 Magelang.

“Masyarakat berhak tahu dinamika yang terjadi di MAN 1 Magelang. Apa betul MAN 1 Magelang itu berprestasi, apa betul MAN 1 Magelang itu hebat? Tanpa melalui pemberitaan baik di media sosial atau media cetak, masyarakat tidak akan tahu,” kata Maskuri.

Kepada para anggota Misykat, Maskuri menyampaikan harapannya untuk terus tekun berlatih. Menurut Maskuri, membuat berita itu bisa mudah karena pembiasaan berlatih terus sehingga nantinnya ide-ide akan muncul dengan sendirinya.

“Membuat berita itu mudah. Awalnya yang sulit, tetapi dengan membiasakan menulis, maka nantinya akan terbiasa,” lanjutnya.

Maskuri melanjutkan, dalam membuat berita hendaknya anggota Misykat memahami prinsip-prinsip membuat berita agar berita yang disampaikan betul-betul dapat dipertanggungjawabkan sesuai fakta yang ada.

“Kejujuran sangat penting bagi dalam membuat berita. Berita yang disampaikan hendaknya memuat fakta-fakta yang benar-benar terjadi. Kita tidak boleh memasukkan fiksi dalam berita,” lanjutnya.

Selain jujur, penulis berita hendaknya memperhatikan unsur kecermatan, keseimbangan, dan kelengkapan serta kejelasan informasi yang disampaikan.

“Berita yang ditulis hendaknya memenuhi unsur 5W + 1H yaitu who, what, why, when, where, dan how,“ jelasnya.

Setelah memaparkan tips singkat menyusun berita, Maskuri mengajak para anggota Misykat untuk praktik menyusun berita. Video kegiatan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng Farhani diputar, selanjutnya peserta menyusun berita sesuai dengan informasi yang disampaikan.

Melalui praktik menyusun berita, Maskuri berharap dapat memetakan sejauh mana kompetensi para peserta, sehingga dapat dijadikan acuan dalam menentukan program dan aksi Misykat selanjutnya. Untuk mempermudah komunikasi dan bimbingan, anggota Misykat saling bertukar informasi dalam grup WhatsApp Jurnalis Muda.(am/sua).