Aplikasikan Spirit Harkitnas Untuk Tingkatkan Kinerja ASN

Kota Magelang – Titik balik di mana spirit persatuan dan kesatuan serta nasionalisme hingga kesadaran untuk kemerdekaan Indonesia, muncul lewat organisasi yang didirikan dr Sutomo dan sejumlah tokoh lainnya itu. Akan tetapi apakah sejak Boedi Oetomo lahir, di setiap tahunnya sudah diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional? Jawabannya tidak. Baru setelah empat dekade atau 40 tahun berselang Hari Kebangkitan Nasional dirayakan. Tepatnya, ketika republik ini baru berusia tiga tahun. Saat di mana republik di tahun 1948 tengah diterpa berbagai prahara politik dari dalam.

Kebangkitan Nasional adalah masa di mana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme, serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Harkitnas yang jatuh pada tanggal 20 Mei adalah peristiwanya lahirnya sebuah organisasi pribumi dari golongan priayi, Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Peristiwa yang dinobatkan sebagai titik balik pertama pergerakan nasional terhadap kolonialisme Belanda.

Kamis (20/05) dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar upacara peringatan yang diselenggarakan sejak pukul 07.30 WIB di lapangan parkir utama Kominfo. Peringatan Harkitnas 2021 ke-113 tahun ini mengambil tema Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh. Sedangkan tujuan dari peringatan di tahun 2021 adalah untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan semangat gotong royong kita sebagai andasan dasar dalam melaksanakan pembangunan.

Seluruh ASN Kementerian Agama Kota Magelang mengikuti live streaming upacara Harkitnas Tahun 2021 di Aula Kantor Jalan Uripsumoharjo No. 106 Kota Magelang. Dengan hikmat pula para ASN Kementerian Agama Kota Magelang menyimak pidato resmi pada upacara tersebut yang di sampaikan oleh Menkominfo RI  Johnny G. Plate.

Pasca mengikuti upacara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang Sofia Nur berpesan kepada ASN-nya “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, jangan hanya dimaknai sebagai perayaan saja tetapi harus dimaknai dari setiap sendi kehidupan bernegara yang harus bangkit dari segala bidang kehidupan. Apakah itu dari segi ekonomi, politik, dan kebudayaan. Kondisi kita saat ini tidak lepas daripada jasa-jasa pahlawan, sehingga harus kita kenang jasa-jasanya” tutur Sofia.

“Sebagai ASN kita harus bisa mengaplikasikan didalam diri kita masing-masing spirit kebangsaan para pahlawan dalam meningkatkan kinerja dalam mengisi pembangunan” tambah Sofia. (HS).