APSI Menyapa Manis Para Anggotanya

Batang – APSI (Asosiasi Pengawas seluruh Indonesia) pusat konsisten dalam meningkatkan potensi para anggotanya. peningkatan anggota dilaksanakan setiap hari kamis. Seperti Kamis ini (19/05), Informasi terbaru Pendidikan di disampaikan pada seluruh pengawas pendidikan melalui zoom meeting. Kegiatan ini diikuti seluruh anggota APSI tidak terkecuali pengawas sekolah dan madrasah di Kabupaten Batang.

Ketua Pokjawas Kabupaten Batang H. Nafian menyambut baik kegiatan webinar APSI ini karena kegiatan ini memberikan wawasan kepengawasan di era digital. Kepengawasan yang ideal untuk saat ini adalah beralihnya kepengawasan dari kepengawasan manual ke trasformasi digital, dimana transformasi ini memberikan dimensi kemudahan di era 4.0.

“Saya menyambut baik kegiatan zom metting ini karena sarat dengan informasi yang langsung disampaikan oleh Pengurus Asosiasi Pengawas tingkat pusat pada seluruh pengawas pendidikan dimanapun berada,” kata H. Nafian.

Sementara itu Ketua APSI Pusat Agus Sukoco menginformasikan bahwa aplikasi baru pengawas dengan nama Hadir Digital, dimana aplikasi ini menjadi terobosan baru para pengawas dalam memberikan bimbingan dan pembinaan. Aplikasi Hadir Digital bukan membuat rumit tugas kerja Pengawas tetapi dapat membuat tupoksi pengawas menjadi lebih mudah dan digitalisasi, aplikasi Hadir Digital pengawas ini masih terloneksi dengan buku kerja pengawas.

Dia juga mengatakan bahwa  tagline (slogan) “Everyone can create”  yang diambil oleh Andien selaku pemateri dari kalangan guru berarti bahwa setiap siswa memiliki cara belajar yang berbeda, menemukan inspirasi dari tempat yg berbeda, dan merangkai ide dengan cara yang unik serta berbeda.

Tagline (Slogan ) itu yang menyadarkan kepada kita bahwa potensi yang berbeda-beda pada diri siswa harus di layani dengan cara yang berbeda sehingga potensi siswa akan terpacu secara maksimal, apalagi di hubungkan dengan musim pandemi ini cara memberikan materi pembelajaran harus dilaksanakan dengan cara yg berbeda. Pemberian materi secara monoton membuat Pembelajaran tidak menyenangkan maka meanseat pembelajaran harus di ubah ke era digitalisasi, maka materi ajar harus mengacu pada MBDS ( Mateti Ajar, Kegiatan Belajar, Kegiatan Demonstrasi, Selebrasi ),” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa materi ajar harus mengedepankan konten kreator yang betul-betul memberikan kepuasan atas rasa ingin tahu siswa. Kegiatan Belajar harus di upayakan untuk melihat bagaimana konten itu mampu di serap anak dalam pembelajaran, untuk itu konten-konten yang ditampilkan harus mampu diserap oleh para siswanya, Kegiatan Demonstrasi, materi ajar harus mampu untuk di demonstrasikan siswa setelah mereka selesai melaksanakan proses pembelajaran. artinya proses itu dapat langsung didemonstrasikan siswa sesuai dengan tingkat kematangannya.

Selebration, pada tahapan ini guru harus mengapresiasi hasil kerja siswa hukumnya wajib bagi bapak ibu guru dalam mengapresiasi proses dan hasil pembelajaran siswa, yg terpenting dalam digitalisasi materi ajar kita jangan terjebak dalam eforia tehnologi, sebab tehnologi adalah tool hanyalah alat, yang terpenting adalah kematangan manusianya dalam menggunakan tekhnologi,” tambahnya.

Semoga APSI selalu Istiqomah dalam memberikan pencerahan untuk peningkatan mutu pendidikan. karena pengawas adalah ujung tombak penjaminan mutu di barisan paling depan. (siswo, Zy).