ASN Diharapkan Memberikan Pelayanan dan Hasil yang Baik

Temanggung – MAN Temanggung mengadakan Pembinaan ASN kepada Guru dan Karyawan.  Pembianan tersebut diadakan Sabtu, (01/07) bertempat di Rumah makan Omah Kebon Temanggung.  Selain dihadiri Guru dan Karyawan MAN pembinaan juga di hadiri komite dan pengawas madrasah dengan pembicara Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung dan kepala MAN Temanggung.

Dalam Sambutan Kepala MAN Temanggung, Ali Masyhar  berpesan  agar tetap meningkatkan kedisiplinan pegawai dan kedisiplinan itu terbukti pada awal masuk setelah libur lebaran ASN dilingkungan MAN Temanggung  tidak ada yang absen di hari pertama kerja.

Beliau  menyampaikan  bertekat membangun kinerja yang baik untuk kemajuan MAN Temanggung dengan mengacu 5 (lima ) budaya kerja yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Untuk itu Ali Masyhar mengajak dukungan dari seluruh steak holder, kemudian segera merapatkan barisan, jaga kekompakan, kerja sama. MAN  harus juga jalin kerjasama dengan MTs se Kabupaten Temanggung untuk memperkuat steak holder dengan jemput bola jangan menunggu, tawarkan program. Maka MAN Temanggung  menjadi Madrasah favorit, ujarnya.

Kemudian Kasi Pendidikan Madrasah, Yusuf Purwanto dalam materinya menyampaikan tentang peningkatan kedisiplinan dan profesionalisme kerja.  Dikatakan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang baik oleh pemerintah, diperlukan aparat pemerintah yang memiliki mobilitas tinggi untuk berkerja dengan penuh kesadaran sebagai pelayan mesyarakat.

Sebagai bagian Aparatur Negara, Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) berada pada posisi yang sangat sentral dan strategis dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan secara optimal. Kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas pembangunan selain tergantung pada partisipasi masyarakat, tergantung pula pada disiplin Pegawai Negeri Sipil ( PNS ). Oleh karena itu sikap disiplin Pegawai selaku abdi negara dan abdi masyarakat perlu diarahkan dan diberdayakan dengan baik sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lancar, efektif, dan efisien. Hal ini dimaksudkan supaya pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya senantiasa patuh dan taat terhadap peraturan dan ketentuan dalam hal ini disiplin kerja pegawai yang berlaku dan melalui kepatuhan/ketaatan tersebut pegawai diharapkan dapat memberikan pelayanan serta hasil kerja yang baik, urainya.

Lebih lanjut disampaikan salah satu bentuk upaya nyata Pegawai Negeri Sipil untuk meningkatkan kedisiplinan tersebut dapat dilihat beberapa waktu lalu pemerintah mencanangkan Gerakan Disiplin Nasional (GDN). Program ini bertujuan untuk menciptakan budaya tertib, budaya kerja dan budaya bersih sebagai bentuk disiplin dan demi tercapainya kualitas pelayanan yang baik khususnya kepada masyarakat. Disiplin nasional dapat dipacu secara terpadu, serentak, dan komprehensif untuk mendukung upaya peningkatan pemahaman, penghayatan dan pengamalan segenap penyelenggara negara yang bersendikan kepada aturan hukum dan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”.

Kedisiplinan berhubungan dengan kemampuan pegawai menyelesaikan pekerjaan secara teratur. Keteraturan tersebut dapat dilihat prilaku setiap harinya. Bekerja dengan sungguh-sungguh karena sadar tugasnya merupakan amanah yang akan dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat. Ini berarti kedisiplinan berkenaan dengan ketaatan sesorang yang secara sadar melaksanakan segala sesuatu yang telah ditetapkan dan adanya motivasi pada pegawai itu sendiri, pungkasnya.(sr)