ASN Dilarang Bisnis pada Jam Kerja

Mungkid – Para ASN agar meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja agar pekerjaan menjadi maksimal. ASN harus menghindari keluar kantor yang tidak penting dan berbisnis pada jam kerja.

“Sesuai hasil koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah pada Raker Jajajan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, saat ini perlu meningkatkan pengawasan pada semua lini karena teridentifikasi banyak pelaksanaan tugas yang tidak maksimal karena kurang disiplinnya ASN,” kata Kepala Kantor Kemenag Kab Magelang Mad Sabitul Wafa, pada Apel Pagi, Selasa, (13/03).

Wafa mengingatkan kepada para ASN untuk tidak berbisnis pada jam kerja karena seorang ASN terikat oleh jam kerja yang sudah ditentukan. Sehingga apabila seorang ASN menjalankan bisnis, harus mendahulukan kewajibannya sebagai seorang ASN dengan mematuhi jam kerja. Secara tegas Wafa mengingatkan agar ASN tidak keluar kantor jika tidak benar-benar penting, dan r selalu berkoordinasi dengan atasan langsungnya.

“Saya harapkan jika tidak sangat penting untuk tidak keluar, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kesetiaan agar pekerjaan kita maksimal,” lanjutnya.

Menurut Wafa sudah saatnya para ASN dapat bekerja dengan hati, memanfaatkan waktu dengan baik, penuh tanggung jawab, dan kesetiaan sehingga bekerja tidak karena ditunggui oleh atasan. Ada tidaknya atasan, seharusnya tidak berpengaruh kepada kinerja ASN.

Terkait dengan pelayanan kepada kepada masyarakat, Wafa mengharapkan agar pelayanan dilaksanakan secara maksimal dengan memperhatikan SOP atau aturan yang berlaku, bukan keinginan pribadi. Para Subbag TU, Kasi dan Penyelenggara diharapkan secara matang dapat menelaah DIPA terkait program-program yang menyentuh pada layanan publik sehingga serapan DIPA linear.

Selanjutnya Wafa menyampaikan dengan diberlakukannya surat edaran terkait pemotongan gaji dan penghasilan untuk zakat sesuai himbauan Kakanwil. Para ASN di jajaran Sekretariat diharapkan dapat menjadi suri teladan bagi ASN di daerah.

“Saya berharap dukungan dengan dikuranginya penghasilan sebagai zakat, untuk dikumpulkan di UPZ. Khususnya para pegawai yang ada di kantor ini bisa menjadi suri teladan bagi ASN di daerah,” katanya.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, yakni kurang 70 hari lagi. Sehingga mari kita persiapan amalan-amalan yang sangat bermanfaat untuk menyambut bulan tersebut. Salah satunya dalam bekerja kita memanfaatkan waktu dengan baik, dengan hati. Kita punya kewajiban dan punya hak, agar gaji menjadi berkah mari laksanakan tanggung jawab dengan baik sehingga penghasilan kita berkah untuk diri, keluarga, masyarakat,” katanya. (am/bd)