ASN Jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo Wakaf 778 Buku

Wonosobo – Dalam rangka turut berpartisipasi mendukung MAN 2 Wonosobo maju mewakili Jawa Tengah dalam lomba Perpustakaan Tingkat Nasional, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo berhasil mengumpulkan ratusan buku dari hasil himbauan Kemenag kepada ASN. Untuk mewakafkan minimal 1 buku, bagi ASN yang hadir dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara atau ASN, yang di gelar pada Kamis, (19/7) di halaman MAN 2 Wonosobo.

Hasil wakaf tersebut, sedikitnya terkumpul 778 buku, baik itu buku dengan klasifikasi fiksi remaja, religi, ilmiah, populer, dan buku pelajaran atau paket. Acara pembinaan ASN ini dihadiri oleh 1.100 peserta.  

Menurut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, M Thobiq, saat di temui mengatakan, Beberapa waktu sebelum Pembinaan ASN, pihak Kemenag telah memberikan surat undangan yang tertera himbauan agar masing-masing ASN membawa buku untuk di wakafkan. 

“Jadi hari sebelum pelaksaaan pembinaan kami sudah memberikan pemberitahuan dalam bentuk undangan kepada masing-masing ASN, yang didalamnya juga sudah tertera agar ASN membawa buku dengan Klasifikasi Fiksi Remaja, Religi, Ilmiah populair, dan buku pelajaran atau paket, minimal 1 buku baik membawa dari rumah atau membeli di bursa buku terdekat, dengan tujuan untuk di salurkan kepada MAN 2 Wonosobo.” ungkap Thobiq.

Pihaknya juga membenarkan, dengan Gerakan Wakaf Buku tersebut jajaran Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo juga telah berpartisipasi dalam mendukung MAN 2 Wonosobo ke tingkat nasional.

“Gerakan wakaf buku ini memang di tujukan untuk semua ASN dan jajaran Kemenag agar bisa turut berpartisipasi mendukung MAN 2 Wonosobo, layaknya seorang anak dalam keluarga , ketika salah satu anak berprestasi, maka yang ikut berbangga adalah satu keluarga tanpa terkecuali.” tambahnya. 

Senada dengan M Thobiq, menurut Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, Farhani, pihaknya mengungkapkan prestasi MAN 2 Wonosobo yang mewakili Jawa Tengah untuk maju ke lomba perpustakaan tingkat nasional harus di pikirkan bersama.

“Setelah mengetahui hasilnya beberpaa waktu yang lau, MAN 2 Wonosobo telah lolos nilai dan akan maju ke tingkat nasional mewakili Jawa Tengah dalam lomba perpustakan. Tentunya persiapan perlu di lakukan, dan saya yakin jika hanya mengandalkan SDM internal MAN 2 tidak akan mencukupi. Jadi untuk kekurangannya mari kita keroyok bareng-bareng atau pikirkan bersama.” ungkap Farhani

Pihaknya juga berharap, uluran kebijakan Bupati Wonosobo melalui pimpinan perpustakaan daerah juga bisa untuk ikut terlibat sebelum tim dari nasional terjun untuk melakukan penilaian. (Ps-Ws/Sua)