ASN Kankemenag Wonogiri Ikuti Apel Bersama dan Halal bi Halal

Wonogiri _ Hari raya Idul Fitri menjadi momentum bersama seluruh umat Islam meraih dan kembali suci setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, tidak terkecuali keluarga besar ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri yang hari ini, Kamis (21/06) menggelar Apel bersama dan halal bihalal di halaman setempat.

Apel bersama dan  halal bi halal sekaligus hari pertama masuk setelah cuti bersama idul fitri 1439 H di ikuti ASN Kankemenag Wonogiri baik pejabat struktural, JFT maupun JFU, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Penghulu, penyuluh Agama Islam Fungsional dan pengawas pendidikan agama.

Kepala Kankemenag Wonogiri, H. Subadi dalam kesempatan tersebut mengajak jajarannya untuk kembali bekerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H / 2018 M. “Pertemuan dengan sanak keluarga, orang tua, teman sejawat dan saudara-saudara kita di kampung halaman diharapkan menambah kebahagiaan dan semangat kita bekerja,” katanya.

H. Subadi tidak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN di lingkungan Kankemenag Wonogiri, atas segala salah dan khilaf. Beliau berharap tali silaturrahmi antar ASN semakin kokoh dan dapat mengantarkan pada profesionalitas dan produktivitas dalam melayani umat.

Menurut Ka. Kankemenag memaknai tradisi tahunan ini sebagai momentum untuk bermaaf-maafan. H. Subadi meyakini halal bi halal adalah tradisi yang baik untuk menjaga tali silaturahim dengan sesama.

Halal bihalal dimaknai tidak hanya semata untuk memelihara silaturahim, tapi juga menjadi momentum untuk saling bermaaf-maafan.Halal bihalal adalah tradisi baik yang positif dari pendahulu kita dan terus ditradisikan.

Momentum sebulan penuh sebagai bulan training bagi umat manusia, juga sebagai bulan kejujuran bagi umat muslim, sehingga sebagai ASN setelah ramadan harus mampu meningkatkan kedisiplinan dan peningkatkan kinerja.

“Segala kebajikan yang telah dilakukan selama ramadan banyak sisi posisitf yang telah dilakukan, dan selanjutnya mari kita jaga dan pelihara kemampuan kita mengelola hawa nafsu selama Ramadhan, dan Insya Allah, kualitasnya lebih baik di bulan sebelumnya, dan mudah-mudahan bulan selanjutnya dijaga dan dipelihara,” tegas Ka. Kankemenag. (Mursyid_Heri)