“Ayo Membaca Bersama Solopos” di MIM Nambangan Wonogiri

Wonogiri – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah  (MIM ) Nambangan, Selogiri Wonogiri bekerjasama dengan Harian Umum Solopos menggelar acara “Ayo Membaca Bersama Solopos” bertempat di halaman dan aula madrasah setempat,  Rabu (04/04) yang di ikuti peserta didik serta dewan guru MIM Nambangan.

Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan antusias baik dari para siswa maupun guru. Kepala MIM Nambangan, H. Budi Susanto mengatakan membaca merupakan kegiatan penting untuk di lakukan seorang pelajar, dengan membaca seorang bisa mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat.

“Sejak dini siswa MI  harus cerdas secara pikiran dan cerdas secara hati. Cerdas secara pikiran dapat di capai dengan membaca sedangkan cerdas secara hati dapat di capai dengan berdzikir” jelas Budi Susanto

Budi berharap program  “Ayo Membaca Bersama Solopos”  dapat menggugah semangat para siswa untuk giat membaca. Pada kegiatan tersebut semua siswa mendapatkan satu surat kabar Solopos edisi Rabu Wage (4/4). Mereka di beri waktu untuk membaca selanjutnya para pembaca yang beruntung mendapat bingkisan dari tim Solopos denga syarat mampu menerangkan isinya.

Adapun mereka adalah yang dapat menceritakan kembali isi berita yang mereka baca, ternyata banyak peserta didik MIM Nambangan yang mampu mengespresikan dan menceritakan kembali berita yang ada di koran tersebut.

Acara semakin meriah dengan penampilan pertunjukan peragaan dari peserta didik MIM Nambangan  pencak silat, tarian kulilo oleh Azizah kls 3b, tarian piring secara kelompok, tahfidzul Qur’an dan di lanjutkan kuis.

“Melalui acara Ayo Membaca Bersama Solopos ini diharapkan siswa Madrasah Ibtidaiyah sejak dini mengenal dunia jurnalistik untuk mengembangkan minat bakat dalam dunia baca dan tulis, jangan takut salah dalam menulis kembangkan imajinasi anak-anak semua,” paparnya.

Sehingga kegiatan tersebut bisa meningkatkan kompetensi siswa di bidang membaca dan  tulis menulis, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa, prestasi, memiliki mental kuat, mandiri, memiliki skill yang dapat menunjang kehidupannya dimasa yang akan datang serta meningkatkan kreatifitas siswa utamanya, output dari kegiatan ini siswa aktif membaca  dan meningkat budaya literasi. (Mursyid_Heri/Wul)