Bagus, Siswa MAN 2 Kota Semarang Lolos Seleksi Jateng Open 2017

Semarang – Kejuaraan Pencak Silat Pelajar “Jateng Open” Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga berlangsung di GOR Wujil Ungaran, Kab. Semarang, tanggal 6 sd 9 April 2017. Kejuaraan ini diikuti oleh seluruh pelajar kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Abdul Rosad selaku pelatih menyatakan, dalam kejuaraan ini atlet Kota Semarang dan juga pelajar MAN 2 Semarang atas nama Bagus Syaefullah berhasil lolos dalam seleksi Jateng Open 2017. Dengan prestasi ini Bagus harus mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi lanjutan dengan para Juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), dan Kejuaraan Profesional 2016. Seleksi akan diadakan di Salatiga, tanggal 08 sd 10 Mei 2017 sebagai persiapan pembentukan Tim Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Tahun 2017.

Bagus menjelaskan bahwa persiapan yang dilakukan dalam menghadapi lomba ini sangat melelahkan. “Praktis tiada hari tanpa latihan,” katanya. Selama 3 (tiga) bulan, ia harus menjalani pemusatan latihan seminggu 6x.

“Pada event ini persaingan tiap daerah semakin ketat terbukti dengan hasil yang ada di masing masing kelas yang dipertandingkan. Tapi karena tekad yang kuat dan semangat yang bulat untuk menjadi juara, maka lolos Jateng Open sebagai buktinya,” ujarnya bangga.

Sebelumnya, pada akhir Maret, siswa Kelas XI IPA 1 ini berhasil meraih Juara I Kelas I Remaja pada Kejuaran Pencak Silat Pelajar tingkat Jawa Tengah memperebutkan Kapolres Pemalang Cup, di Gedung Serba Guna Pemalang.

Sementara itu Kepala MAN 2, Taufik merasa bersyukur dan bangga terhadap siswa MAN 2 Kota Semarang yang senantiasa mempersembahkan medali buat almamaternya.

“Prestasi tersebut tidak terjadi secara instan tapi sudah melalui pelatihan dan pembinaan yang terprogram. Pencak silat merupakan salah satu kegiatan ekstra kurikuler di MAN 2,” jelas Kamad.

Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan siswa sekolah lainnya dan Taufik berharap Bagus bisa lolos pada seleksi selanjutnya sehingga bisa membawa nama baik madrasah pada event nasional. Semoga!(jkm-ch/Wul)