Bangun Sinergitas, Kepala Kankemenag Wonogiri Beserta Jajaran Monitoring di SMPN 1 Wonogiri

Wonogiri – Membangun sinergitas dan memajukan kualitas pendidikan agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, H. Subadi di dampingi Kasi PAKIS dan penyelenggara Katolik melakukan monitoring bersama pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di SMPN 1 Wonogiri, Senin (16/04)  mereka ditemui pihak sekolah dan guru agama masing-masing serta pengawas pendidikan agama.

Kegiatan Monitoring bersama di laksanakan hari ini karena bersamaan dengan ujian mata pelajaran agama,  kegiatan monev tersebut bertujuan memberikan support dan dorongan utamanya penyelenggara dan guru agama,  guna tercapainya visi dan misi meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Disela-sela kunjungannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Wonogiri, Subadi, mengatakan bahwa Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa yang dilakukan sekolah untuk mata pelajaran tertentu dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.

Dan menurut Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2010 Pasal 26 ayat 1, dikatakan “penilaian hasil belajar pendidikan agama meliputi penilaian hasil oleh pendidik, satuan pendidikan dan pemerintah.” Jadi bisa dikatakan USBN pendidikan agama adalah salah satu bentuk tanggung jawab sekaligus amanah untuk melaksanakan ketiga landasan yuridis tersebut.

Subadi  kembali mengingatkan kepada semua siswa bahwa hasil USBN akan menjadi salah satu kriteria penentu kelulusan siswa oleh sekolah yang ditetapkan melalui rapat dewan guru.

“Semua siswa harus konsentrasi, fokus, jujur dan percaya diri dalam mengerjakan soal-soal USBN dan jangan tergesa-gesa dalam menjawab soal ujian agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal”, harap Subadi.

Menaggapi pelaksanaan USBN tahun  ini, Subadi berharap bisa berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu sekolah khususnya bidang pendidikan Agama, umpan balik perbaikan program pembelajaran, dan alat pengendali mutu pendidikan. Sehingga tujuan USBN untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik  mapel pendidikan agama di SMP bisa tercapai.

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) adalah hajat besar bagi Sekolah yang tujuan akhirnya sukses penyelenggaraan dan sukses hasilnya, untuk itu perlu persiapan dan kerja keras dan kejujuran kita bersama, namun peningkatan kualitas anak didik tetap menjadi tujuan utama dari suatu proses pembelajaran.

“Kepada Guru Agama, Pengawas Pendidikan Agama kami berpesan laksanakan moment tersebut dengan baik, jujur dan penuh integritas sehingga hasilnyapun juga baik,” harap Ka. Kankemenag Wonogiri. (Mursyid_Heri/Wul)