Bangun Spiritual Anak Dengan Latihan Manasik Haji

Kota Tegal – Kegiatan simulasi manasik haji bagi siswa TK/RA memang wajib diperkenalkan kepada anak-anak usia dini, hal tersebut dilaksanakan agar menjadi bekal iman untuk masa depannya, juga dalam rangka menjadikan karakter anak menjadi anak sholeh bukan anak salah, seperti yang dilaksanakan siswa RA dan TK Islam se Kota Tegal dalam kegiatan simulasi manasik haji, Sabtu (16/09) di GOR Wisanggeni Tegal.

Dalam kesempatan tersebut Kepala RA BIAS Assalam Laely Azizah menyampaikan, tujuan dilaksanakan simulasi manasik haji terutama bagi siswa yang dipimpinya yang saat itu masuk dalam kloter 11 dengan didampingi 12 guru, adalah untuk menanamkan aqidah bagi para siswa sejak dini.

Selain itu, disamping sebagai ajang silaturahmi dengan RA lain, juga untuk memperkenalkan kepada para siswa bahwa ibadah haji merupakan salah satu rukun islam yang wajib dilaksanakan bagi setiap muslim yang mampu,” ujar Laely

Dalam simulasi manasik haji kali ini siswa diajarkan beberapa kegiatan, yaitu diawali dengan sholat jamak dan qasar, kemudian dilanjut dengan khutbah wukuf, mengambil batu di muzdalifah, lempar jumrah, tawaf, sholat di makam ibrahim, minum air zamzam dan tahalul.

Diakhir penyampaianya, kepala BIAS Assalam menuturkan, bahwa usia anak-anak adalah masa yang peka bagi pendidikan rohani, usia dimana jiwanya relatif lugu dan polos masih belum terlalu banyak tercoreng dengan hiruk pikuk kehidupan, maka dengan latihan manasik haji, diharapkan akan dapat memberi kesan yang tertanam dalam jiwanya yang nantinya akan menjadi bagian dari kepribadiannya yang agamis, “tutup Laely.(IM/rf)