Baznas Rembang Salurkan Bantuan Pendidikan Kepada Siswa MAN 1 Rembang

Rembang – Sebanyak 61 siswa/siswi menerima bantuan pendidikan dari BAZNAS Kabupaten Rembang. Penerima bantuan pendidikan diprioritaskan bagi peserta didik dari keluarga yang kurang mampu.

Kegiatan yang dilakukan pada Rabu (14/11/2018) ini berlangsung di masjid Baiturrahman MAN 1 Rembang. Ketua BAZNAS Kabupaten Rembang , Abdul Wahid Hasby menyerahkan langsung bantuan pendidikan Rp 300.000,- per orang kepada siswa/siswi MAN 1 Rembang setiap 4 bulan sekali. “Kedatangan kami ke MAN 1 Rembang memberikan kabar gembira kepada para siswa/siswi penerima bantuan pendidikan untuk meringankan biaya sekolah bagi keluarga yang kurang mampu”, kata Hasbi.

Di hadapan para penerima bantuan, Hasbi mengatakan bahwa orang tua harus tau bahwa anaknya telah menerima bantuan dari Baznas.

Taufik selaku kepala MAN 1 Rembang menganjurkan kepada siswa/siswi penerima bantuan untuk segera membayarkan dana bantuan yang telah diterima agar beban administrasi berkurang. “Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT semoga siswa/siswi penerima bantuan lebih giat belajar sehingga prestasi belajar siswa meningkat”, tandas Taufik.

Hesti Muspiyani salah seorang penerima bantuan pendidikan Baznas mengatakan bahwa dirinya merasa senang bahwa adanya bantuan dari Baznas sangat membantu dalam pembayaran SPP. “Semoga apa yang telah dizakatkan oleh Bapak/Ibu Guru MAN 1 Rembang menjadi rejeki yang barokah dunia akhirat”, imbuh Hesti.

Dalam kesempatan yang sama, pengurus GNOTA MAN 1 Rembang juga menyalurkan dana sejumlah Rp 12.000.000,- kepada 40 siswa/siswi MAN 1 Rembang sebagai penerima bantuan. Masing-masing siswa memperoleh Rp 300.000,- serta mendapatkan sebuah tas.

Siti Roikhanah selaku koordinator GNOTA MAN 1 Rembang mengatakan bahwa sumber dana GNOTA berasal dari zakat bapak/Ibu guru PNS yang bersertifikasi sejak tahun 2012. Besarnya zakat dari bapak/ibu guru bervariasi dan bersifat sukarela. “Dengan adanya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) maka GNOTA yang ada di MAN 1 Rembang sudah berakhir di tahun 2018”, tandas Roikhanah. – tejo/iq