BAZNAS Wonogiri kumpulkan dana 2,2 M

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri di Tahun 2015 ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 2,2 M. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Suharno pada acara Laporan Pertanggungjawaban BAZNAS Kabupaten Wonogiri Tahun 2015 disaksikan oleh Wakil Bupati Wonogiri, Jajaran Forkopinda Wonogiri, Pengurus BAZNAS Wonogiri, Kepala SKPD dan para Camat se-Kabupaten Wonogiri bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (25/02).

Lebih lanjut Suharno yang sekaligus sebagai Sekda Wonogiri menyampaikan bahwa dana tersebut diperoleh dari penerimaan Zakat, Infaq Shodaqoh oleh Baznas Wonogiri, Unit Penerimaan Zakat Kecamatan dan Perhimpunan BMT di Wonogiri.

“Kalau mau sadar, potensi zakat, infak, dan sedekah dari kalangan PNS kita ini sangat luar biasa. Saya yakin dengan pengoptimalan zakat maupun infaq PNS, masyarakat Wonogiri ini akan menjadi lebih baik,“ tegas Suharno sekaligus Pimpinan Baznas Wonogiri.

Berdasarkan data pertanggungjawaban Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Wonogiri tahun 2015, Suharno mengatakan, jumlah gaji PNS se-Wonogiri mencapai Rp 840 miliar per tahunnya. Jika mereka mempunyai kesadaran yang tinggi untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan, permasalahan rumah tak layak huni (RTLH) bisa teratasi. Yakni melalui pos zakat, dengan perhitungan PNS muslim dikenai 2,5 persen dari gaji per bulannya.

“Dana tersebut disalurkan sebesar Rp 1,2 M untuk membantu pembebasan tanah bagi para eksodan Aceh di Kecamatan Giriwoyo, pembuatan jamban di lingkungan Kerdukepik Kelurahan Giripurwo Wonogiri, bantuan kecelakaan kerja anggota Satpol PP Wonogiri dan santunan kepada kaum dhu’afa di Kabupaten Wonogiri.”Untuk tahun ini pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh BAZNAS Kabupaten Wonogiri mengalami kenaikan sebesar 42% dibanding tahun lalu,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa mengapresiasi positif kinerja BAZNAS Kabupaten Wonogiri melalui pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh untuk membantu masyarakat yang berada pada garis kemiskinan untuk lebih berdaya.

”Dukungan segenap komponen sangat diperlukan untuk menyukseskan program ini. Semoga dari hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh tersebut dapat memberikan manfaat bagi yang menerima dan amal kebaikan bagi yang menunaikannya,” harapnya.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari motivasi dan thousiah dari tokoh agama dan masyarakat termasuk di dalam peran dari para penyuluh dan pejabat Kankemenag Wonogiri yang terjun langsung ke SKPD dan lembaga pemerintah untuk memberikan motivasi adalam acara kajian maupun kegiatan lainnya. (Mursyid_Heri/gt)