Baznas Zaman Now Harus Berorientasi Publik dan Mengikuti Era Keterbukaan

Karanganyar – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ahmad Nasirin mengatakan agar Baznas saat ini mengikuti perkembangan dan perubahan zaman dengan memperhatikan keterbukaan informasi publik. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi 5 Pimpinan Baznas di ruang kerjanya, (21/01).

“Baznas Kabupaten Karanganyar agar setiap program-programnya berorientasi public, mengikuti era keterbukaan informasi, menjaga integritas, komitmen terhadap NKRI dan menjunjung tinggi kebersamaan. Perubahan zaman ini harus diikuti agar kepercayaan masyarakat terhadap kita terus terjaga,” kata Ahmad Nasirin.

Kepala Kemenag ditemani Kasubbag TU WIharso, Kasi Bimis Museri, dan Penyelenggara Syariah Yusuf saat menerima kunjungan Kepala Kemenag. Sementara itu, 5 Pimpinan Baznas Kabupaten Karanganyar hadir secara lengkap, mulai dari Ketua Baznas Sugiyarso, Wakil Ketua Abdul Muid, Iskandar, KH. Hafindzi dan Badaruddin.

Hal lain yang disampaikan Kepala Kemenag saat memberikan arahannya adalah agar Baznas memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku seperti azas, regulasi, undang-undang, juklak juknis dan lain sebagainya.

“Tidak kalah pentingnya, Baznas juga harus taat terhadap azas, regulasi, undang-undang, juklak juknis operasional Baznas dan lain sebagainya. Tujuannya tidak lain agar langkah yang dibuat baznas untuk menyalurkan dana umat tepat sasaran serta benar menurut kaidah yang ada,” tandasnya.

Melanjutkan apa yang disampaikan Kepala Kemenag, Penyelenggara Syariah Yusuf Iksanu Irham yang menjadi rekan Baznas di Kementerian Agama mengatakan bahwa dengan audiensi tersebut disepakati untuk terus menjalin harmonisasi antara Kemenag dengan Baznas sehingga program-program yang bersinergi dapat lebih maksimal.

Diahkir audiensi, dilakukan diskusi dua arah dimana dari pihak Baznas Kabupaten Karanganyar menjelaskan secara rinci program-program kerja yang sudah dan akan dilakukannya. Termasuk didalamnya program kerja yang bersinggungan dengan Kementerian Agama maupun dengan Pemkab Karanganyar. (ida-hd/wul)