Bekali Bimbingan Perkawinan kepada Remaja Usia Pra-Nikah

Purbalingga – Sebanyak 100 orang siswa kelas XII  SMA Negeri 1 Purbalingga mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah Remaja Usia Nikah Angkatan I dan II yang diselenggarakan Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Rabu – Kamis (31/10 – 1/11). Kasi Bimas Islam, Mukhlis Abdillah menjelaskan kegiatan tersebut merupakan yang pertama dilakukan di wilayah kerjanya.

“Program Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin sudah sering kami lakukan, namun Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah Remaja Usia Nikah yang kita selenggarakan kali ini merupakan pilot project dan penjabaran dari Program Nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Penyelenggaraan kegiatan ini bersumber dari dana pemerintah pusat melalui DIPA Kementerian Agama sehingga pelaksanaan kegiatan ini juga harus segera dilaporkan ke Sekretariat Kepresidenan,” ungkap Mukhlis.

Ia menjelaskan, kegiatan Bimbingan Perkawinan diselenggarakan dengan tujuan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Dengan keluarga yang harmonis dan kuat diharapkan akan terbentuk masyarakat yang kuat, bangsa yang kuat sehingga negara pun akan kuat guna mewujudkan negeri Indonesia yang Baldatun thayyibatun wa Robbun ghofur, lanjutnya.

Pembekalan yang diberikan dalam kegiatan tersebut sangat dibutuhkan, apalagi bagi para remaja yang berada pada masa transisi menjadi seseorang yang lebih matang atau lebih dewasa. Ia juga berharap, para peserta dapat menjadi generasi yang kuat dan berkualitas sehingga dapat menjadi pionir landasan keluarga sakinah di Kabupaten Purbalingga.

Kepala SMA Negeri 1 Purbalingga, Kustomo selain memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Agama, juga mengharapkan para peserta yang merupakan siswa terpilih dapat memanfaatkan kesempatan langka tersebut untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman membina rumah tangga yang akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka di masa mendatang.

“Kami harapkan ini dapat menjadi virus kebaikan yang akan ditularkan kepada teman-teman di kelasnya masing-masing sehingga ini akan menjadi kebaikan bagi orang banyak. Materi yang ada akan sangat bermanfaat bagi kalian semuanya sebagai calon-calon pemimpin khususnya di dalam berkeluarga. Dengan materi yang diberikan diharapkan kalian bisa terhindar dari perilaku yang tidak sesuai dengan tuntunan ajaran agama,” tutur Kustomo berharap.

Antusiasme Peserta

Salah satu peserta kegiatan, Hafsani Devi Fajarini siswa kelas XII MIPA 3 mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut.

“Acaranya tidak membosankan, banyak ilmu yang bisa didapatkan dan juga yang pastinya kita bisa enjoy bareng-bareng….no boring, no garing tentunya. Dan semoga acaranya diadakan setiap tahun, karena penting banget bagi kita remaja SMA mengetahui berbagai ilmu mengenai perkawinan. Keren banget deh pokoknya…. ,” ungkapnya bersemangat. (sar/gt)