Bekali kemandirian santri melalui pramuka

Pemalang – Santernya pemberitaan miring tentang pesantren sebagai embrio lahir dan berkembangnya faham radikalisme, membuat kementerian agama semakin masiv dalam memberikan bimbingan dan pembinaan kepada lembaga non-formal pondok pesantren dalam rangka mencegah tumbuhnya bibit-bibit radikalisme dikalangan santri di pondok pesantren.

Hari ini, semenjak pagi Bumi Perkemahan Sikucing Moga Kabupaten Pemalang menjadi ramai dan meriah, hal ini dikarenakan akan digelarnya Perkemahan Pramuka Santri tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Kwartir Daerah 11 Jawa Tengah dan Kwartir Cabang Pemalang sebagai pendukung teknis kegiatan.

Perkemahan yang akan berlangsung dari tanggal 27 s.d. 30 April 2015 bertempat di Bumi Perkemahan Sikucing Moga Kabupaten Pemalang mengambil tema “Dengan Perkemahan Pramuka Santri kita wujudkan santri yang kreatif, berbudaya dan berkarakter”, rencananya akan diikuti oleh 35 kontingen dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah dengan masing-masing kontingen mengirimkan 2 sangga terdiri dari sangga putra dan sangga putri.

Pembukaan perkemahan rencananya akan dilaksanakan hari ini 14.00 WIB yang akan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Ahmadi, M.Ag dengan didampingi Bupati Pemalang H. Junaedi, SH.,MM beserta Forum Komunikasi Kepala Daerah (FORKOPINDA) Kabupaten Pemalang serta mengundang para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah dan Pimpinan Pondok Pesantren.

Perkemahan santri yang akan berlangsung selama 4 hari tersebut akan diisi dengan kegiatan-kegiatan perkemahan, lomba-lomba, pengembangan wawasan dan kemasyarakatan.(gt)