Bekali Remaja Dengan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

Surakarta – Dalam rangka mewujudkan keluarga sakinah, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta melalui Bimas Islam menyelenggarakan bimbingan perkawinan pranikah untuk remaja usia nikah angkatan 1 dengan mengundang puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kota Surakarta, acara dilaksanakan di hotel Grand Setiakawan (9/10)

Acara yang digelar dua hari sejak senin lalu dibagi dalam beberapa sesi, hari pertama Syamsuddin, selaku kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kota Surakarta menyampaikan dalam sambutannya, remaja adalah generasi masa depan bangsa. Sehingga perlu dibekali wawasan yang luas.

“Remaja seperti kalian ini sangat rawan dalam hal penentuan perkawinan, kalian boleh memilih pasangan yang cantik, kaya raya atau berasal dari keturunan yang baik, tapi yang terpenting kalian pilih karena agamanya” jelas Syamsuddin.

Beliau juga menyampaikan harapannya untuk para peserta agar menjadi calon-calon pengantin yang unggul.

“Dan kami berharap kepada adek-adek semua, menikahlah untuk menjaga diri dan menunaikan perintah agama juga sebagai perwujudan mencetak generasi bangsa dan agama yang berkompeten” imbuhnya

Sesi kedua diisi oleh Andri Putranto, seorang dosen fakultas kedokteran UNS, beliau membawakan materi tentang pendidikan seksologi. Dengan harapan para remaja ini mengenali cara menjaga kesehatan alat reproduksi.”Pendidikan seksologi jangan dianggap tabu, karena penting, terutama untuk calon pengantin. Juga Untuk menjaga keharmonisan keluarga maka perlu dijaga kesehatan alat reproduksi” paparnya.

Sementara itu Kepala Kementerian agama Kota Surakarta, Musta'in Ahmad yang juga sebagai narasumber kegiatan tersebut turut memberikan wejangan untuk para peserta yang utamanya para mahasiswa.

“Kalian para mahasiwa adalah orang-orang intelektual yang akan menentukan arah bangsa, kesejahteraan masyarakat luas tergantung pada kalian yang diberi kesempatan duduk di bangku perkuliahan, jangan disia-siakan” jelas Musta’in.

Musta'in juga menyampaikan harapannya terkait diadakannya acara ini untuk para peserta agar menjadi keluarga yang berkualitas.

“Yah kami harap hasil dari acara ini akan melahirkan keluarga-keluarga yang berkualitas berintelektual, yang berarti ini adalah aset bangsa yang mampu diharapkan kiprahnya”, pungkas Musta'in. (rma/bd)