Belajar dari MTsN 1 Kebumen

Kota Magelang – Guna meningkatkan mutu, kompetensi dan daya saing bagi Madrasah Tsanawiyah, Kantor Kementerian Agama Kota Magelang melalui Seksi Pendidikan Madrasah berinisiatif melaksanakan studi banding ke MTsN 1 Kabupaten Kebumen, Rabu (14/11). Turut dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah, Abdul Muchit, Kepala MTsN Kota Magelang, Pengawas Madrasah dan staf Penmad Kankemenag Kota Magelang. Prestasi akademik yang telah di raih oleh MTsN 1 Kabupaten Kebumen kiranya bisa dijadikan sebagai inspirasi dan motivasi bagi para stekeholder pengelola madrasah khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

Tidak puas 3 tahun berturut-turut sebagai jawara MTs se-Jawa Tengah,  MTsN 1 Kab. Kebumen senantiasa berbenah diri untuk meraih prestasi akademik di berbagai level. Jerih payah seluruh civitas akademika terbayarkan di TP. 2017/2018. Selain sebagai juara bertahan sebagai MTs terbaik di Provinsi Jawa Tengah, MTsN 1 Kab. Kebumen juga meraih peringkat 1  UN terbaik tingkat SMP/MTs se-Kab. Kebumen. Prestasi membanggakan tersebut tentunya merupakan jawaban, serta meruntuhkan image bahwa pendidikan madrasah tidak lebih baik dari pendidikan umum. MTsN 1 berhasi mengungguli seluruh SMP Negeri dan Swasta yang ada di Kab. Kebumen, karena  pada UN tahun tersebut 46 siswanya memperoleh nilai 100, dan  mencapai nilai rata-rata kelulusan 82,38.

Muhammad Siswanto, selaku Kepala MTsN 1 Kab. Kebumen, dengan optimis mengatakan, “Slogan Madrasah Hebat Bermartabat buakanlah isapan jempol belaka, kita pasti memenangkan kompetisi dibidang pendidikan, jika kita mampu membangun semangat kebersamaan untuk maju. Soliditas internal dan rasa bangga sebagai guru madrasah, menjadi kata kunci untuk mewujudkan visi dan misi pendidikan kemadrasahan.”

Didampingi oleh para Waka Madrasah, beliau juga menjelaskan secara detil mengenai 2 program unggulannya, yakni FDS (Full Day School) dan IBS (Islamic Boarding School).

“Saat ini minat terhadap program FDS & IBS sangat tinggi, karena masyarakat telah merasakan kemanfaatannya. Madrasah tidak hanya menghasilkan siswa siswi yang religius saja, akan tetapi madrasah juga telah terbukti lebih unggul prestasi akademiknya jika dibandingkan dengan pendidikan umum,” imbuhnya.

Diskusi yang membedah tentang kiat-kiat memajukan madrasah itu berlangsung dengan dengan begitu hangat dan interaktif. Fathul Mubin, selaku Kepala MTsN Kota Magelang, melontarkan banyak pertanyaan yang bersifat teknis terkait berbagai hal sebagai ekspresi antusiasnya. Demikian juga dengan Salamun, selaku Pengawas Madrasah yang menggali lebih dalam khususnya mengenai penerapan sistem pengawasan di MTsN 1 Kab. Kebumen.

“Diharapkan kedepan MTsN Kota Magelang dapat meniru atau mencontoh hal-hal yang sudah baik dari MTsN 1 Kab. Kebumen ini, dengan melihat metode pembelajarannya dan kiat-kiatnya,” ungkap Mubin.(HS/SUA)