Belajar Diluar Kelas Itu Menyenangkan

Boyolali (Humas MTsN 13) – Secara serentak sekolah di  seluruh tanah air  melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di luar kelas, Kamis, (1/11). Begitupun di MTs. Negeri 13 Boyolali yang berlokasi di Desa Tanjung Kec. Klego Kab. Boyolali. Terlihat guru IPA membawa siswa-siswi ke area kebun  dan menerangkan tentang sistem reproduksi tumbuhan, Guru bahasa inggris membawa anak- anak  ke lingkungan sekolah dan menugaskan anak untuk bercakap dengan bahasa inggris tentang hal yang ditemui saat itu dan  Guru bahasa Indonesia memberi tugas anak untuk membuat cerita deskripsi keadaan diluar kelas. Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk diselesaikan.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 13 Boyolali, Zainuri, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di luar kelas sejatinya sangat dibutuhkan oleh siswa madrasah. Kegiatan belajar mengajar di luar kelas dapat membantu siswa mengatasi kejenuhan ketika belajar di dalam kelas. Disamping itu, kegiatan belajar mengajar di luar kelas membantu siswa dalam bekerja secara kelompok sekaligus mengatasi permasalahan yang timbul secara bersama sama.

“Kegiatan Belajar Mengajar di luar kelas ini,  yang jelas membawa keceriaan bagi anak, mereka tidak terjebak dalam rutinitas bahwa  cara belajar itu harus duduk di kelas. Anak-anak akan merasa lebih bahagia. Anak anak diberikan metode yang lain dalam belajar mulai dari kerja kelompok, mengatasi konflik, hingga disiplin. Kerja sama kelompoknya kelihatan, kalau ada konflik bisa menangani konfliknya. Dan kita melihat langsung soal kerjasama, terbiasa akan perbedaan, musyawarah dan kedisiplinan tahap-tahap belajar serta ketepatan waktu. Jadi sebetulnya lebih terkait ke nilai karakter,” ujar Zainuri.

Kedepan Zainuri, merencanakan akan menjadikan  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di luar kelas ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh guru mata pelajaran. Sebelumnya sudah diadakan kegiatan belajar mengajar di luar kelas tetapi hanya sebatas kebutuhan pada mata pelajaran yang diajarkan. Diharapkan dengan adanya kegiatan belajar mengajar di luar kelas secara rutin dapat membantu siswa dalam mendalami mata pelajaran yang diajarkan.

“ Sebenarnya sebelum – sebelumnya juga sudah sering dilakukan KBM di luar kelas oleh guru mapel sesuai kebutuhan materi pada saat itu, hanya saja belum menjadi rutinitas,  tergantung dari kreatifitas mengajar masing-masing guru.  Tetapi kedepan akan kami rutinkan dan akan kami samakan persepsi antar guru sehingga Kegiatan Belajar Mengajar di luar kelas menjadi lebih terkonsep dan terarah,” pungkasnya.(Jae/Jaim/rf)