Berbagi Ilmu dan Pengalaman dalam Berdakwah

Temanggung – Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Parakan menyelenggarakan rapat koordinasi. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan sekali dan dihadiri oleh seluruh penyuluh agama honorer se Kecamatan Parakan. Rakor kali ini diadakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Parakan, Kamis, (22/6). Hadir pada kesempatan ini Kepala KUA Kecamatan Parakan, H.Ashari  dan Penyuluh Agama Fungsional, Eliyati Jazimah.

Dalam sambutannya Kepala KUA Kecamatan Parakan menyampaikan pentingnya kegiatan koordinasi seperti ini. Dengan diadakannya koordinasi seperti ini diharapkan antar penyuluh bisa saling sharing ilmu strategi dan pengalaman dalam menyampaikan dakwahnya di masyarakat. Tantangan yang dihadapi penyuluh agama honorer berbeda di tiap tempat, sehingga dibutuhkan sharing pengalaman untuk berdakwah di tempat yang  masyarakatnya berbeda.

Selain itu, koordinasi seperti ini juga diperlukan untuk memantau indikasi gerakan radikalisme yang ada di masyarakat. Karena saat ini pemerintah sedang aktif memantau gerakan-gerakan radikalisme, jika disekitar lingkungannya terdapat gerakan yang dicurigai sebagai radikalisme, penyuluh honorer diharapkan ikut serta memantau dan mengawasi serta melaporkan gerakan tersebut baik ke Kantor KUA terdekat maupun ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.

Selanjutnya Penyuluh Agama Fungsional, Eliyati Jazimah, menyampaikan bahwa “mengingat  Penyuluh Agama Islam (PAI) mempunyi peran yang sangat strategis dalam rangka membentuk ahklak dan perilaku masyarakat, karena Penyuluh Agama berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga dapat memberikan pengetahuan agama dan menjadi contoh yang baik kepada masyarakat, maka dengan demikian dalam kegiatan ini para penyuluh agama kita libatkan semua,” tuturnya.

Eliyati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 mengapreisai kegiatan yang dilaksanakan penyuluh agama honorer Kecamatan Parakan. Menurutnya kegiatan seperti ini harus terus dijalankan agar silaturrahmi dan komunikasi antar penyuluh agama honorer Kecamatan Parakan tidak terputus.  Programnya sudah bagus penyuluh agama honorer Kecamatan Parakan sudah mempunyai desa binaan. Baik pembinaan dari segi agama, mental, moral, maupun ekonomi. Sehingga penyuluh agama honorer mampu meningkatkan mutu dan kualitas hidup desa binaan tersebut.

Lebih lanjut penyampaian materi tentang radikalisme dan aliran sesat dari penyuluh agama honorer yang kemarin telah mengikuti diklat tentang radikalisme dan aliran sesat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah di Semarang. Disamping materi tentang radikalisme dan aliran sesat, juga sedikit disampaikan materi keagamaan.

“Diakhir katanya Eliyati berharap dan mengajak kepada seluruh penyuluh agama Islam untuk saling bekerja sama dalam rangka menghadapi hari raya Idil Fitri 1 Syawal 1438 H agar selalu terjalin  keamanan dan ketertiban ,” pungkasnya.(el/sr/af)