Berganti Papan Nama, Madrasah jadi Obyek Swafoto

Rembang –  Karena desainnya yang menarik, papan nama madrasah MTsN 2 Rembang kerap menjadi obyek untuk berswafoto bagi masyarakat. Hal ini sangat menguntungkan bagi madrasah. Masyarakat yang mengunggahnya melalui medsos, secara tidak langsung turut mempromosikan keberadaan madrasah ini.

Kepala MTsN 2 Rembang, Srianto mengatakan, pembangunan papan nama ini bertujuan agar masyarakat mudah menemukan keberadaan MTs Negeri 2 Rembang. Srianto tidak menyangka, jika papan nama yang baru saja selesai dibangun bulan lalu ini menjadi obyek swafoto masyarakat.

“Tanpa disadari, hal ini menjadi bentuk promosi atau penyebaran informasi yang sangat cepat kepada masyarakat melalui media sosial,” kata Srianto saat diwawancarai, pagi ini Selasa (04/02).

Perubahan papan nama ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 211 Tahun 2015 tentang Perubahan Nama MAN, MTsN, dan MIN di Provinsi Jawa Tengah, terjadi perubahan nama beberapa MTs Negeri di Jawa Tengah. Termasuk MTs Negeri Pamotan yang berubah menjadi MTs Negeri 2 Rembang. 

Pergantian nama madrasah tersebut sudah direalisasikan sejak tahun 2018. Perubahan ini mempengaruhi sistem operasional hingga administrasi madrasah. Sehingga terdapat beberapa perbedaan seperti pada stempel, kop surat  resmi, maupun papan nama madrasah yang memuat informasi keberadaan madrasah.

Srianto mengatakan, urutan angka dalam perubahan nama ini berdasarkan urutan tahun pendirian.  “Karena MTs Negeri Pamotan didirikan setelah MTsN Lasem, maka madrasah ini berganti nama menjadi MTs Negeri 2 Rembang.” Kata Srianto.

Perubahan nama ini telah disosialisasikan kepada masyarakat, melalui pertemuan wali murid, maupun pada saat rapat-rapat di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten. 

Atas perubahan nama ini, pihak madrasah menindaklanjuti dengan pemugaran pagar dan papan nama baru. “Papan nama ini sebagai sebuah media informasi  dan menjadi faktor penting dalam kesuksesan menginformasikan perubahan nama dari MTs Negeri Pamotan menjadi MTs Negeri 2 Rembang kepada masyarakat” ungkap Srianto lebih lanjut. 

Sementara itu, Abdullah Zuber selaku Wakamad Kesiswaan mengatakan, papan nama ini dibuat oleh komite dengan desain menarik.  Pada sisi bagian dalam, tertulis visi madrasah. “Papan nama ini diharapkan dapat mengomunikasikan  informasi bagi klien, mitra dan masyarakat umum. Selain itu juga dapat meningkatkan kewibawaan madrasah di tengah-tengah dan menjadi sebuah lembaga pendidikan yang diminati masyarakat,” ujarnya. (Wient/gt)