Bicara soal Madrasah, saatnya bicara kualitas

Karanganyar – Madrasah sekarang sudah tidak lagi mempersoalkan kuantitas atau berapa jumlah peserta didik yang akan bersekolah ditempatnya. Lebih dari itu, madrasah sekarang sudah harus bicara kualitas, menjadikan anak madrasah yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Madrasah sekarang sudah harus berbicara tentang kualitas, bukan lagi kuantitas, karena saya yakin madrasah kita sudah mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Kualitas harus kita tingkatkan agar madrasah tetap dipercaya oleh masyarakat,” demikian disampaikan oleh Wiharso Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, pada saat memberikan pembinaan pada acara pendampingan laporan Elektronik Monitoring Pelaksanaan Anggaran (EMPA), 08/01). Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor itu dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari Kepala Madrasah dan Operator EMPA.

Wiharso juga menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, menurutnya hal tersebut bertujuan agar output peserta didiknya benar-benar mencerminkan anak madrasah. Pintar dalam prestasi dan baik dalam budi pekerti.

Lebih lanjut Kasubbag TU mengajak kepala madrasah agar mencari terobosan-terobosan baru sehingga kualitas madrasah semakin baik dan meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu, Wiharso juga mengatakan agar semua unsur di lingkungan Kementerian Agama memiliki niat tulus ikhlas dalam bekerja. “Tidak hanya mengharap pundi-pundi gaji saja, niatkan untuk beribadah pada Allah SWT,” tandasnya.

Berkaitan dengan tema pokok pelaporan EMPA, Wiharso mengatakan agar Kepala Madrasah terus memotivasi operatornya untuk lebih aktif memasukkan data. Untuk segala kendala dan masalah yang dihadapinya agar disikapi dengan bijak. Menurutnya EMPA merupakan salah satu yang menjadi perhatian Menteri Agama untuk menentukan kebijakan dan memantau kinerja pegawainya di seluruh Indonesia.

Saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa pelaporan EMPA oleh jajaran di Kankemenag Kabupaten Karanganyar belum begitu memuaskan. Hal ini diutarakan sendiri oleh koordinator EMPA Kemenag Kabupaten Karanganyar, Purwanto dalam salah satu sesi di pelaporan EMPA tersebut. (Hd/gt)