Bidik Atlet Pelajar Berbakat Lewat Ajang Porseni MI

Ungaran – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga, Sains dan Seni (Porseni) Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Semarang di MI Wonokerto 01 Bancak, Selasa, (2/4).

Tercatat ada 17 cabang olahraga yang dilombakan selama sehari tersebut, meliputi pencak silat, tenis meja, bola voli, lari jarak dekat, lari jarak jauh, catur, olimpiade matematika, IPA, IPS, cerdas cermat PAI dan bahasa Arab, MTQ, kaligrafi, puisi religi, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Jawa, serta lomba menyanyi tunggal.

Dalam sambutannya, Kakankemenag, Muhdi, menyampaikan bahwa selain bertujuan untuk unjuk prestasi di bidang olahraga, sains dan seni, Porseni MI juga dimaksudkan sebagai ajang pembelajaran dalam hal pengembangan sikap dan kepribadian siswa. Untuk itu, pihaknya berpesan kepada segenap panitia agar menjunjung tinggi sportifitas, bersikap jujur dan memberikan nilai sesuai fakta yang ada di lapangan.

“Saya pesan kepada seluruh panitia dan juga peserta untuk menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas. Sebab, kalah dan menang bukanlah tujuan utama, melainkan harus dijadikan motivasi dalam rangka mencapai tujuan itu sendiri,” terang Muhdi.

Disamping itu, pihaknya juga mengapresiasi antusias para peserta, dimana dari data yang ada, tercatat hampir 1100 siswa terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Tahun ini saya lihat antusiasme peserta cukup banyak, terutama untuk cabor lari jarak jauh. Semoga dengan kegiatan ini nanti, bisa kita peroleh bibit atlet pelajar yang berbakat, yang punya ketahanan fisik dan mental serta selalu berperilaku positif,” lanjutnya.

Sementara itu ketua panitia Porseni MI KKMI Kab.Semarang 2019, Moh Sholeh, menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh perwakilan siswa MI dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Semarang dengan ketentuan maksimal tengah duduk di kelas V (lima). Selanjutnya dari 17 cabang olahraga yang dilombakan, panitia akan mengambil juara I,II dan III, serta memberikan piagam penghargaan khusus bagi kontingen yang mengumpulkan nilai terbanyak.(shl/sua)