Bimbing Anak dengan sentuhan kasih sayang

Rembang — Jika anak tumbuh dan berkembang di lingkungan yang penuh dengan kekerasan, maka anak itu akan tumbuh menjadi pribadi yang keras. Sebaliknya, jika anak tumbuh dan berkembang di lingkungan yang penuh dengan kasih sayang, maka ia akan menjadi pribadi yang penuh dengan kelembutan dan kehalusan budi pekerti.

Karenanya, seorang anak selaiknya dididik dan dibimbing dengan penuh perhatian dan sentuhan kasih sayang. Sebab yang demikian, akan bisa membentuk watak anak yang lembut, namun tanpa meninggalkan unsur ketegasan sikap.

Demikian dikemukakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang dalam sambutan pembukaannya dalam perhelatan ‘Gebyar PAI TK’ tingkat Kabupaten Rembang di Convention Hall Hotel Puri Rembang.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Atho’illah, Kepala Seksi Pendidikan TK Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Widhi Sanyoto, Kasi PAIS Kankemenag Kabupaten Rembang, Hj. Ruchbah, Ketua Pokjawas H, Masduki, Ketua IGRA kabupaten Rembang, Hj. Nuryani dan segenap guru TK se-Kabupaten Rembang.

Atho’illah mengutarakan, hal tersebut sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW yang selalu bersikap lemah lembut dan penuh sayang yang mendalam terhadap anak-anak. “Betapa lembutnya pribadi Rasulullah, bahkan dalam menghadapi pihak atau musuh yang tidak setuju dengan pendapat beliau. Beliau menanggapi dengan bahasa yang sangat halus,” urainya.

Dalam pembelajaran di TK, sikap kasih sayang ini juga akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Anak tidak akan merasa jenuh karena setiap materi disampaikan dengan kasih sayang dan dari dasar hati. Tentu hal ini akan menawan hati setiap anak didik.

Empat lomba

Sementara kegiatan ini terdiri atas empat lomba, yaitu tahfidz surat pendek, praktik sholat, mewarnai kaligrafi, dan pildacil. Lomba ini memperbutkan empat tropi juara I, empat tropi juara II, dan empat tropi juara III.

Ketua Panitia yang juga selaku Kasi PAIS, Hj, Ruchbah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat anak didik di tingkat TK dalam mempelajari dan mendalami ajaran Islam. Selain itu juga menguji ESQ melalui ajang pildacil, dan seni dalam lomba mewarnai kaligrafi.

Pada hari itu juga diumumkan empat pemenang juara I, yaitu perwakilan Kecamatan Rembang juara I lomba mewarnai, kafilah Kecamatan Pancur lomba tahfidz surat pendek, perwakilan Kecamatan Sumber juara I Pildacil, dan perwakilan Kecamatan Lasem juara I lomba praktik sholat. Pemenang tersebut akan mengikuti ajang yang serupa di tingkat provinsi Jawa Tengah.—Shofatus Shodiqoh