Bimbingan Piloting Keluarga Sakinah Bimas Islam Kemenag Wonosobo

Wonosobo – Kankemenag Kab. Wonosobo melalui seksi Bimas Islam gelar acara bimbingan piloting keluarga sakinah yang diselenggarakan di desa Igirmanak selama dua hari berturut-turut yakni, Senin-Selasa, 17-16 November 2021.

Imron Awaluddin, selaku Kepala Seksi Bimas Islam menyampaikan, tujuan diadakannya bimbingan piloting keluarga sakinah yakni untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat tentang kehidupan rumah tangga yang bahagua dan sejahtera,

“kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program nasional gerakan keluarga sakinah, sebagai apresiasi dan penghargaan kepada pasangan suami isteri yang berhasil dan berperan aktif menjadi teladan dilingkungan dan masyarakatnya,”kata Imron.

Ia menambahkan, keluarga merupakan unit terkecil yang penting dalam pembentukan dan pembinaan keluarga sakinah, “keluarga akan membentuk karakter dan berpengaruh kepada lingkungannya, jika karakter itu baik, maka akan berpengaruh positif juga terhadap lingkungannya,” tambahnya.

Sementara itu, Menurut keterangannya, M Fathan Ashyari, selaku ketua panitia sekaligus staff Bimas Islam menyampaikan, kegaitan dilangsungkan selama dua hari dengan menghadirkan enam narasumber dengan materi yagn berbeda-beda,

“materi mulai dari financial check up dan tujuan keuangan keluarga, instrument investasi dan resikonya, materi menyusun rencana keuangan keluarga, membangun visi keluarga sakinah dan membangun hubungan serta mengelola dinamika perkawinan,” terang Fathan.

Selanjutnya, dalam materinya, Untaji, selaku narasumber menyampaikan materi terkati pengatar pengelolaan keuangan keluarga.  Untaji mengatakan, kunci dalam pengelolaan keuangan keluarga yakni adanya keterbukaan, komunikasi yang baik dan komitmen bersama,

“harus ada keterbukaan antara pasangan. Baik itu terkait keuangan maupun masalah lainnya. Bagaimana agar bisa saling terbuka antar satu sama lain? Tentu diawali dengan komunikasi yang baik antar pasangan yang selanjutnya adalah komitmen bersama,” jelas Untaji.

Hal lain ia sampaikan terkait cara atau tips menghemat dan mengelolan keuangan keluarga,

“ada banyak cara untuk mengelola keuangan keluarga, diantaranya yaitu harus tahu detile pemasukan dan pengeluaran, memangkas kebutuhan kurang penting,  jangan menunda membayar kewajiban, menabung dan investasi, serta banuak lagi,”imbuhnya.

Ia juga menerangkan terkait cara penggunaan penghasilan dengan pembagian 10% penghasilan untuk bayar angsuran, 10% tabungan, 40% kebutuhan pokok dan 20% untuk keperluan pribadi.

Usai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan diskusi keluarga. Ps-ws